Program MBG Prabowo Berdampak Positif ke UMKM Asal Yogya, Raup Omzet Rp 1 Miliar
Poin Penting
|
YOGYAKARTA, investortrust.id - Salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis (MBG) memberikan dampak yang positif pada usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM). Wirausaha yang memproduksi olahan susu asal Yogyakarta bernama Sweet Sundae dapat meraup omzet sebesar Rp 1 miliar.
Owner sekaligus Co-founder Sweet Sundae, Yuki Rahmayanti menceritakan UMKM-nya memasok sebanyak kurang lebih 12.000 minuman susu murni kepada lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni di daerah Magelang, Mertoyudan, Pacitan, Purworejo, dan Cilacap.
"Kalau nominalnya sampai sekarang ya di atas Rp 1 miliar," ucap Yuki saat ditemui di lokasi usahanya, di kawasan Sleman, Yogyakarta, Kamis (21/8/2025).
Yuki menyebutkan, memasuki lini bisnis dengan bekerja sama dengan mitra untuk memasok susu pada program MBG bukan menjadi rencana usahanya. Namun, kepercayaan tersebut diberikan kepada Sweet Sundae karena setelah mendapatkan komitmen kerja sama selama 5 tahun ke depan.
Baca Juga
Jumlah minuman susu yang dipasok per hari berkisar 3.000 hingga 3.600 per hari. Menurut Yuki, kerja sama untuk memasok produk olahanya pada program MBG dijalankan sejak Februari 2025, dan masih berjalan lancar hingga saat ini.
"Awalnya tidak direncanakan. Tapi pihak MBG datang sendiri, banyak tamu datang sekitar Desember. Kami selektif, minta pembayaran cash (tidak tempo) karena sempat chaos Februari kemarin. Sekarang stabil," ungkapnya.
Bahkan, Yuki mengungkapkan, jumlah SPPG yang mengajak kerja sama untuk menggunakan produk olahan susunya rencananya akan bertambah 8 dapur. Beberapa di antaranya adalah SPPG yang berlokasi di wilayah Kudus, Yogyakarta hingga sampai ke Semarang.
"(Saat ini) Ada 5 (SPPG yang dilayani, red). Nanti minggu depan kita masuk ada 8 lagi. Jadi totalnya 13 (SPPG) Satu SPPG itu per minggunya 3 kali suplai (minuman susu segar)," terang Yuki.

