Program MBG Bakal Dikebut Tahun 2026, Serapan APBN Ditargetkan Rp 25 Triliun per Bulan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan pemerintah akan tancap gas menjalankan program makan bergizi gratis (MBG) sejak awal tahun 2026 dengan total anggaran Rp 335 triliun.
"Kita akan full speed dari awal tahun (2026) dengan target penyerapan APBN kurang lebih Rp 25 triliun per bulan, full speed akan dijalankan mulai Januari sampai Desember," ungkap Dadan saat konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026 di Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Baca Juga
Kementerian PU dan BGN Genjot Proyek 1.542 SPPG demi Target 82,9 Juta Penerima MBG
Sebelumnya, Dadan menjelaskan, target penerima manfaat MBG sebanyak 82,9 juta hingga akhir tahun 2025 yang akan disokong oleh kehadiran 24.000 unit satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Saat ini, menurut dia, 5.885 unit SPPG telah beroperasi penuh dengan tambahan 19.000 unit SPPG tambahan yang akan dikebut penyelesaiannya pada Oktober 2025. Adapun pembangunan satu unit SPPG tidak kurang dari Rp 2 miliar.
"Jadi kalau 19.000 ditambah 5.800, berarti total SPPG akan menjadi 24.000. Kalau dikalikan masing-masing Rp 2 miliar saja, dana Rp 48 triliun telah dikucurkan atau mengalir ke masyarakat. Dana itu bukan dari APBN," ujar Dadan.
Baca Juga
Sedangkan dana negara yang sudah terserap untuk program ini baru mencapai Rp 10,3 triliun sejak awal hingga saat ini. "Jadi, APBN yang per hari ini diserap sejumlah Rp 10,3 triliun, itu murni untuk intervensi pemenuhan gizi," tambah dia.
Dadan juga optimistis dengan tambahan anggaran untuk program MBG sebesar Rp 335 triliun akan mempercepat realisasi kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan kenaikan anggaran program MBG pada 2026 menjadi Rp 335 triliun. "Anggaran untuk MBG tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp 335 triliun," ujar Prabowo saat membacakan nota keuangan di Gedung Parlemen melalui pantauan youtube TV Parlemen, Jumat (15/8/2025).

