Dorong Pemerataan Energi, Kisah PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Pedalaman Sigi Sulteng
Poin Penting
|
SIGI, Investortrust.id - PT PLN (Persero) menghadirkan listrik andal 24 jam penuh bagi 607 kepala keluarga (KK) di Dusun Paku Desa Anca dan Dusun Palili Desa Tamado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi serta memastikan pemerataan akses energi di seluruh pelosok Tanah Air. Hal ini pun mendapat apresiasi dari Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan masyarakat setempat.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang terus bekerja menerangi Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Desa Olu kini memiliki akses terhadap energi dan ini akan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pariwisata di wilayah ini,” kata Anwar Hafid dalam keterangannya, Senin (4/8/2025).
Baca Juga
Menteri Bahlil 'Blusukan' ke Desa Terpencil untuk Pastikan Listrik Merata di Papua
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen perseroan untuk memastikan kemerataan dan keadilan energi di seluruh Indonesia. Oleh karenanya, langkah elektrifikasi ini akan terus didorong khususnya di wilayah tertinggal terdepan terluar (3T) yang selama ini memang belum terjangkau terang listrik.
“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menyediakan energi, PLN berkomitmen memperluas akses listrik secara merata di seluruh Indonesia. Ketika listrik menyala 24 jam, yang tumbuh bukan hanya penerangan, tetapi masa depan. Anak-anak bisa belajar tanpa batas waktu, usaha kecil bisa berkembang, dan warga bisa terkoneksi dengan dunia. Inilah makna sejati keadilan energi,” ucap Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) Usman Bangun menambahkan bahwa pembangunan jaringan di Desa Olu bukan hal mudah. Kondisi geografis yang mengelilingi Danau Lindu menjadi tantangan tersendiri.
“Akses menuju Desa Olu sangat menantang dengan jalur perbukitan juga rawa di sekeliling Danau Lindu. Berkat semangat dan sinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak, PLN berhasil membawa terang ke Desa Olu,” tutur Usman.
Baca Juga
PLTM Wabudori 1,2 MW di Supiori, Papua Perluas Akses Listrik, Ini Dampaknya bagi Masyarakat 3T
Untuk mewujudkan elektrifikasi di wilayah tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 23,58 kilometer sirkuit (kms), Jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 10,64 kms, serta delapan gardu distribusi dengan total kapasitas daya sebesar 550 kVA.
Selain Desa Olu, pembangunan jaringan ini juga menyuplai listrik ke Dusun Paku di Desa Anca dan Dusun Palili di Desa Tamado yang dilalui jaringan menuju Desa Olu.
”Dengan penyalaan ini, rasio desa berlistrik (RDB) PLN di Kecamatan Lindu resmi mencapai 100% dari total lima desa. Desa Olu kini tidak hanya terang secara fisik, tetapi juga menyala dengan harapan baru menuju masa depan yang lebih sejahtera,” sebut dia.

