Toyota Perkuat Industri Otomotif Nasional, Libatkan 350 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Poin Penting
|
BANTEN, investortrust.id - Toyota kembali menegaskan perannya sebagai pendorong utama pertumbuhan industri otomotif nasional dengan mengembangkan rantai pasok dan basis produksi di Indonesia. President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda, menyatakan bahwa Toyota terus bertransformasi bersama masyarakat Indonesia untuk menciptakan nilai ekonomi nyata.
Toyota kini mengoperasikan pabrik manufaktur besar di Indonesia yang menopang produksi dari hulu ke hilir. Lebih dari 350.000 tenaga kerja lokal terlibat dalam ekosistem ini, mulai dari manufaktur, distribusi, hingga layanan mobilitas.
“Toyota hadir untuk Indonesia, bukan sekadar menjual mobil, tapi membangun fondasi industri nasional,” ujar Ueda dalam Press Day GIIAS 2025 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, kontribusi tersebut termasuk riset dan pengembangan (R&D), peningkatan kandungan lokal, serta penguatan jaringan dealer di seluruh Tanah Air.
Baca Juga
Toyota Minta Indonesia Relaksasi Aturan TKDN Kendaraan Hybrid
Hingga tahun ini, Toyota mencatat ekspor kumulatif sebesar 3 juta unit ke berbagai negara dari Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekspor Toyota yang strategis secara global.
Industri komponen lokal juga tumbuh berkat keterlibatan Toyota dalam pengembangan vendor dalam negeri. Ini turut menciptakan efek berantai bagi UMKM dan industri penunjang otomotif lainnya.
“Kolaborasi lintas sektor mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” lanjut Ueda.
Pria asal Jepang itu menyebut peran Toyota tidak hanya pada ekonomi, tapi juga peningkatan kapasitas SDM nasional.
Toyota turut memacu tumbuhnya industri layanan mobilitas yang kini semakin beragam, seperti jasa antar-jemput, sewa kendaraan, hingga logistik. Semua ini memperluas peluang usaha masyarakat.
Sebagai pemain utama di industri otomotif Indonesia, Toyota berharap terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Perusahaan juga siap mendukung berbagai inisiatif pemerintah dalam mendorong transformasi industri nasional.

