PLN Siap Pasok Listrik dan Digitalisasi 80.000 Koperasi Desa yang Diluncurkan Prabowo
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT PLN (Persero) siap mendukung integrasi layanan kelistrikan ke dalam Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi bukti konkret dukungan PLN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor agrikultur di wilayah pedesaan dan kelurahan.
Komitmen tersebut ditegaskan bersamaan peluncuran 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut, koperasi desa sebagai mitra strategis PLN dalam memperluas jangkauan layanan kelistrikan hingga ke akar rumput. Melalui integrasi layanan payment point online bank (PPOB), PLN mempermudah masyarakat desa dan kelurahan dalam melakukan transaksi kelistrikan.
Baca Juga
PLN Ubah Susunan Direksi dan Komisaris di RUPSLB, Dirut dan Komut Tetap
“Dengan mengintegrasikan layanan PPOB koperasi ke dalam ekosistem PLN, kami optimistis dapat menciptakan multiplier effect yang positif, baik bagi masyarakat maupun koperasi itu sendiri. Kami juga siap mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui suplai listrik yang andal,” ujar Darmawan dalam keterangannya, Selasa (22/7/2025).
Acara peluncuran 80.081 Koperasi Desa ini menjadi tonggak penting transformasi koperasi nasional menuju model kelembagaan yang modern, digital, dan efektif. Presiden Prabowo pun menekankan pentingnya peran koperasi sebagai solusi memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok dalam rangka mendukung roda perekonomian masyarakat.
“Saudara-saudara, 80.000 koperasi ini adalah upaya kita memperpendek rantai distribusi bahan-bahan penting bagi rakyat. Rakyat kecil yang ekonominya masih lemah harus punya akses terhadap kebutuhan dasar dengan harga terjangkau,” kata Presiden Prabowo.
Prabowo juga menyoroti pentingnya infrastruktur pendukung, seperti gudang, cold storage, gerai sembako, apotek, kendaraan logistik, hingga fasilitas pinjaman super-mikro. Dia berharap koperasi ini dapat menjadi tulang punggung perekonomian desa dan mempercepat pemerataan pembangunan nasional berbasis ekonomi kerakyatan.
Baca Juga
"Nyalakan" Harapan Warga Morowali, PLN Hadirkan Listrik Andal agar Ekonomi Melejit
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih Zulkifli Hasan menyebutkan, peluncuran kelembagaan koperasi ini merupakan bagian dari gerakan besar membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak pada rakyat kecil.
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia: koperasi desa atau kelurahan Merah Putih. Koperasi yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi, tetapi juga untuk memotong rantai pasok, memberantas tengkulak dan rentenir, pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi desa dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan, ekonomi kerakyatan yang berkali-kali disampaikan oleh Bapak Presiden,” ucap Zulhas.

