Starlink Hentikan Layanan Pelanggan Baru di Indonesia, Ini Kata Operator Lokal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Layanan internet satelit Starlink menghentikan penerimaan pelanggan baru di seluruh Indonesia sejak 13 Juli 2025. Dalam laman resminya, Starlink menyebut, “Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas telah habis terjual di seluruh Indonesia.”
Keputusan ini merupakan langkah internal dari SpaceX selaku operator Starlink untuk menjaga kualitas layanan pelanggan aktif. Jumlah pengguna yang terus meningkat dinilai dapat memicu penurunan performa layanan jika tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jaringan.
Baca Juga
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) membenarkan bahwa Starlink tengah mengajukan penambahan kapasitas melalui pita frekuensi E-Band. Namun hingga kini belum ada informasi resmi terkait kapan layanan akan kembali dibuka untuk pelanggan baru.
Merespons hal tersebut, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki H Bramono menyatakan keputusan Starlink merupakan bagian dari strategi bisnis perusahaan. “Saya rasa, ya itu mungkin bagian dari rencana bisnisnya ini, mungkin bisa ditanyakan ke pihak Starlink ya. Jadi, ya kita lihat saja seperti apa nanti,” ujarnya di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Diketahui, kebijakan Starlink ini menuai kritik publik, khususnya soal komitmen perusahaan dalam melayani wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Sejumlah pengamat menilai Starlink cenderung memilih melayani wilayah perkotaan yang secara komersial lebih menguntungkan dibanding daerah terpencil.
Baca Juga
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) turut menyuarakan kekhawatiran atas dampak keputusan tersebut terhadap ISP lokal. Sekjen APJII, Zulfadly Syam menyatakan, ISP yang melayani layanan ini pun terpaksa gigit jari, lantaran kehilangan opsi backhaul alternatif dari layanan Starlink.
Lebih lanjut, saat ini calon pelanggan masih dapat menyetor deposit untuk masuk daftar tunggu layanan. Namun, belum ada kepastian kapan Starlink akan menambah kapasitas dan membuka kembali pendaftaran pelanggan baru di Indonesia.

