Genjot Kapasitas hingga 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD, Pertamina 'Upgrading' Proyek Akasia Bagus di Indramayu
Poin Penting
|
INDRAMAYU, Investortrust.id – PT Pertamina Hulu Energi selaku subholding upstream PT Pertamina (Persero) fokus mempercepat proyek strategis pengembangan Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) stage 1, Lapangan Akasia Bagus (ABG), yang masuk wilayah kerja (WK) PT Pertamina EP, perusahaan afiliasi PHE di Indramayu, Jawa Barat.
Akasia Bagus didesain bisa mengolah minyak dan gas (migas) berkapasitas total sebesar 9.000 barel cairan per hari (BLPD) dan 22 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Untuk memastikan proses kerja dan fasilitas produksi berjalan lancar, serta mempersiapkan rencana on-stream stage 1 di lapangan ABG, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, didampingi Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Awang Lazuardi, Direktur Pengembangan & Produksi PHE Mery Luciawaty, dan Plt Direktur Utama PT Pertamina EP Muhammad Arifin, meninjau lapangan yang terletak di Kecamatan Terisi, Indramayu ini.
Baca Juga
Difel Café by Pertamina, Kopi Karya Difabel Bali yang Bikin Bangga dan Menginspirasi
General Manager Zona 7 Regional Jawa Afwan Daroni menjelaskan, upgrading fasilitas produksi akan dilengkapi CO2 removal package dengan amine system (MDEA), gas dehydration unit dan thermal oxidation (TOX).
"Tujuannya, untuk mengurangi kadar CO2, H2S dan air, agar sesuai spesifikasi penjualan gas yang termaktub dalam perjanjian jual beli gas (PJBG) eksisting di Jawa Barat," kata dia dalam keterangannya, Minggu (13/7/2025).
Plt Direktur Utama PT Pertamina EP selaku regional jawa subholding upstream Pertamina, Muhammad Arifin mengucapkan terima kasih atas perhatian Pertamina serta pekerja dan mitra yang terlibat dalam pengembangan proyek ABG ini.
"Ini adalah proyek upgrading, setelah sebelumnya stasiun pengumpul ini telah memenuhi kapasitas sekitar 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD. Melalui kreativitas pekerja, ternyata menghasilkan jauh lebih besar dari yang diprediksi di awal. Kami memohon dukungannya agar proyek ini segera terselesaikan dengan baik," terang Arifin.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PHE Awang Lazuardi menegaskan bahwa salah satu objektif MWT ini adalah memastikan seluruh aspek penerapan budaya health, safety, security and environment (HSSE) berjalan baik, sekaligus sebagai sarana komunikasi bagi frontliner dan jajaran manajemen perusahan.
Baca Juga
Pertamina Beri Penghargaan pada 11 Kampus Top Pertamuda 2021-2024
Awang berharap agar proyek ini berjalan mulus dan bulan depan sudah onstream, sehingga dapat memonetisasi cadangan gas di lapangan Akasia Bagus dan berkontribusi pada peningkatan produksi migas Indonesia.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza berharap proyek pengembangan Akasia Bagus stage 1 berjalan baik untuk berlanjut ke tahap berikutnya yaitu pengembangan pada stage 2.
Lapangan Akasia Bagus yang dioperasikan Pertamina EP Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, dikembangkan berdasarkan plan of development (POD) yang disetujui pada 27 Desember 2017 dengan mekanisme dua tahap, yakni stage 1 dan stage 2 untuk meningkatkan keandalan fasilitas dalam menampung hasil produksi migas, dari kapasitas awal 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD, menjadi 9.000 BLPD dan 22 MMSCFD.

