Produksi Pupuk Kaltim Semester I Capai 54,5% Target 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat total produksi 3,5 juta ton pada semester pertama tahun ini, setara 54,5% dari target 2025.
Kami terus memastikan ketersediaan stok agar kebutuhan sektor pertanian dapat dipenuhi secara optimal, sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menopang ketahanan pangan nasional,” ujar Direktur Operasi Pupuk Kaltim F. Purwanto, Jumat (11/7/2025).
Dia merinci, perseroan telah menghasilkan 1,86 ton urea dan 149.882 ton pupuk yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK) pada enam bulan pertama tahun ini. Sementara itu, untuk produk non-pupuk seperti Amonia telah diproduksi sebanyak 1,49 juta ton.
Dengan capaian yang sudah melebihi 50% hingga semester pertama tersebut, manajemen optimistis mampu memenuhi target produksi tahun 2025 sebesar 6,43 juta ton. Jumlah ini terdiri atas 3,43 juta ton urea, 2,71 ton amonia, dan 285 ribu ton NPK.
Optimisme tersebut didukung kapasitas produksi urea yang mencapai 3,43 juta ton per tahun, kapasitas produksi amonia 2,74 juta ton per tahun, serta kapasitas produksi NPK sebanyak 300.000 ton per tahun.
Purwanto menambahkan, Pupuk Kaltim akan terus meningkatkan kapasitas produksi dan mendorong efisiensi produksi melalui sejumlah proyek strategis. Salah satu proyek yang tengah berlangsung adalah peremajaan (revamping) Pabrik Amonia PKT-2, yang ditargetkan selesai tahun ini.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi energi secara signifikan. Selain itu, proyek ini juga diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 110 ribu ton pada 2030.
Pupuk Kaltim juga tengah membangun pabrik baru di Fakfak, Papua Barat yang akan menambah kapasitas produksi pupuk urea sebanyak 1,15 juta ton per tahun dan amonia 825 ribu ton per tahun. Purwanto meyakini proyek-proyek strategis ini akan memperkuat peran perusahaan dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan daya saing Pupuk Kaltim di tingkat global.
“Melalui pembangunan sejumlah proyek strategis, termasuk pabrik baru di Fakfak, kami berupaya meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Pupuk Kaltim untuk menopang ketahanan pangan nasional, mendorong efisiensi operasional, dan meningkatkan daya saing perusahaan,” tegasnya.
Baca Juga
Selain itu, Pupuk Kaltim juga menyalurkan pupuk subsidi ke seluruh wilayah tanggung jawabnya. Hingga semester I-2025, total pupuk subsidi yang berhasil disalurkan sebanyak 500.484 ton, terdiri dari 349.029 ton urea, 124.410 ton NPK dan 27.045 ton NPK formula khusus.
Guna memastikan distribusi yang efisien dan efektif, Pupuk Kaltim memanfaatkan aplikasi i-Pubers yang memungkinkan penebusan pupuk subsidi hanya menggunakan KTP. Solusi ini mempermudah petani sekaligus menjamin akurasi penyaluran.
Pengawasan distribusi turut diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, guna menjamin kelancaran dan ketepatan penyaluran di lapangan.
“Realisasi ini mencerminkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan mandat pemerintah terkait penyaluran pupuk subsidi guna menunjang produktivitas pertanian nasional dan memperkuat ketahanan pangan,” pungkas Purwanto.

