XLSmart (EXCL) Tegaskan Patuh Aturan NIK, Sambut Positif Rencana Kemenkomdigi Beri Sanksi ke Operator Nakal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) merespons wacana dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) untuk menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) baru terkait sanksi bagi operator yang melanggar ketentuan registrasi 1 NIK maksimal 3 nomor seluler. XLSmart sendiri menyatakan dukungan, sekaligus menegaskan kepatuhannya terhadap aturan tersebut.
“Kita sudah menjalankan peraturan dan ketentuan yang berlaku sejak awal, termasuk aturan registrasi prabayar satu NIK untuk maksimal tiga nomor,” ungkap Head of External Communications XLSmart, Henry Wijayanto, saat ditemui investortrust.id, Selasa (8/7/2025).
Henry menilai langkah Kemenkomdigi merupakan bentuk penegasan terhadap disiplin industri. Ia menyebut, upaya pengawasan ini memang penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap sistem registrasi pelanggan.
Baca Juga
Kemenkomdigi Siapkan Aturan Sanksi untuk Operator yang Langgar Aturan NIK
Menurutnya, sejak diberlakukan aturan registrasi prabayar, XLSMART telah menjalankan proses verifikasi data sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Sudah (menerapkan aturan) dari awal kita ikuti. Jadi ini bukan hal baru buat kami,” tegasnya.
Pertumbuhan pelanggan pascabayar
Henry tak menampik bahwa ekosistem layanan seluler di Indonesia memang masih didominasi oleh pelanggan prabayar. Namun, ia menyebut potensi pertumbuhan pascabayar cukup besar apabila didukung strategi yang tepat.
“Pascabayar itu dari sisi data registrasi memang lebih lengkap. Tapi baik prabayar, maupun pascabayar, intinya tetap pada user experience,” kata Henry.
Ia menjelaskan, pengalaman pelanggan juga menjadi faktor krusial dalam mendorong adopsi layanan, termasuk di segmen pascabayar. Hal ini mencakup akses informasi, kualitas jaringan, hingga respons terhadap keluhan pelanggan.
“Pengalaman pelanggan itu end-to-end. Termasuk ketersediaan kanal komunikasi dan dukungan layanan. Itu semua sudah kami jalankan di XLSmart,” jelasnya sambil menyinggung peluncuran layanan AI 'Sarah' dari Smartfren.
Perusahaan, lanjut Henry, juga terus memperbaiki kanal layanan pelanggan dan sistem pengaduan agar pengguna merasa nyaman dan terlayani dengan baik. Hal ini dianggap sejalan dengan misi mendorong pertumbuhan pasar dan kepatuhan terhadap regulasi yang diterapkan pemerintah.
“Sebaliknya, regulasi yang tegas justru membuat industri ini sehat dan tumbuh dengan benar,” pungkasnya.

