Rakit Mobil di Purwakarta, XPENG Targetkan Pusat Ekosistem Kendaraan Listrik
JAKARTA, investortrust.id - XPENG baru saja meresmikan perakitan kendaraan listrik pertamanya di Purwakarta, Jawa Barat Indonesia. Langkah ini disebut sebagai strategi jangka panjang membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Group Chief Strategy Officer Erajaya, Patrick Adhiatmadja, mengatakan fasilitas tersebut telah melalui proses uji coba produksi dan quality control, dan dinyatakan siap memulai operasi secara penuh dalam waktu dekat.
Baca Juga
XPENG Gandeng Erajaya (ERAA) Resmikan Dealer Pertama di Indonesia, Apa Istimewanya?
“Produksi lokal di Purwakarta sudah siap. Sebelumnya sudah kita tes dan jalani quality control, baik dari tim internal maupun pihak eksternal. Hasilnya kami nyatakan siap untuk produksi secara masak,” kata Patrick usai peluncuran dealer flagship pertama di daerah Puri Indah, Jakarta Barat, Jumat (4/7/2025).
Ia menyebut, Purwakarta dipilih karena dinilai strategis dari sisi logistik dan pengembangan industri otomotif. Lokasi ini juga diharapkan menjadi titik awal terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.
“Kita melihat Purwakarta sebagai basis awal yang cocok untuk ekspansi EV, baik dari sisi distribusi maupun dukungan infrastruktur,” tambahnya.
XPENG menyebut kandungan lokal dalam produksi awal sudah mencapai sekitar 40 persen, dan akan terus ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan rantai pasok lokal.
Baca Juga
Erajaya (ERAA) Umumkan Dividen Ini hingga Fokus Pengembangan di 2025
“Itu sudah embedded dalam kesiapan produksi kami. Kalau belum siap, tentu tidak akan kita mulai,” tegas Patrick.
Menyoal hadirnya pusat produksi untuk menjaga kestabilan harga, XPENG menyebut tidak mau bermain harga hanya demi kompetisi jangka pendek. Hal ini diklaim untuk menjaga kepercayaan pelanggan.
“Kami ingin konsisten. Kalau harga sekarang Rp 600 juta, ya harus konsisten. Biar pelanggan percaya dan loyal,” jelasnya.
Baca Juga
Ekspor Batu Bara Indonesia ke China Anjlok, Ini 3 Penyebab Utamanya
Di sisi lain, lewat langkah ini XPENG berusaha memperkuat posisi manufakturnya di Indonesia. Merek otomotif asal China itu juga optimis terhadap potensi pasar kendaraan listrik nasional, khususnya di segmen premium.
“Pasar ini masih luas, dan kami percaya kelas atas tetap akan belanja bahkan di tengah gejolak ekonomi,” kata dia.
Pengembangan pusat perakitan di Purwakarta ini digadang-gadang juga sebagai langkah awal XPENG menjadikan Indonesia sebagai hub EV di kawasan ASEAN. Selain memproduksi untuk pasar lokal, tidak tertutup kemungkinan fasilitas tersebut ke depan akan mendukung ekspor ke negara-negara tetangga.

