Bertambah 30.000 BOPD, Produksi Blok Cepu Sumbang 25% 'Lifting' Minyak Nasional
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan peresmian tambahan produksi minyak di Blok Cepu sebesar 30.000 barrel oil per day (BOPD). Dengan langkah ini, maka lifting minyak di Blok Cepu menyumbang 25% dari total nasional.
Bahlil mengungkapkan, sebelum ini, Blok Cepu yang dioperasikan oleh Exxonmobil telah memproduksi 150.000 barrel oil per day (BOPD). Dengan demikian, penambahan ini membuat Blok Cepu akan memproduksi 180.000 BOPD.
Baca Juga
Minyak Dunia Naik-Turun, Bahlil: Kalau Lewati US$ 82 Ada Perhitungan Baru, Kita Berdoa Saja
"Jadi kemarin dari Cepu itu 150.000 barel. Total lifting kita nanti dari Cepu itu 180.000 barrel oil per day dengan kata lain 25% dari total lifting nasional," kata Bahlil di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6/2025).
Dia menyampaikan, tambahan 30.000 barel di Blok Cepu ini dilakukan hanya dalam waktu kerja 8 bulan. Peresmian yang dilakukan hari ini pun 10 bulan lebih cepat dari yang pada awalnya direncanakan.
"Ini kita lakukan sejak Bapak Presiden Prabowo Subianto dilantik 6 hari. Kami langsung datang ke Cepu dan alhamdulillah Exxonmobil yang bekerja sama dengan Pertamina mampu meningkatkan 30.000 barel," ujar mantan Menteri Investasi tersebut.
Bahlil menerangkan, gerak cepat penambahan produksi minyak di Blok Cepu ini dilakukan untuk bisa mewujudkan Asta Cita Prabowo terkait swasembada energi. Prabowo mematok pada 2029-2030 mendatang, lifting minyak nasional mesti mencapai 900.000 sampai 1 juta BOPD.
Sementara itu, target lifting minyak yang tercantum dalam APBN 2025 adalah sebesar 605.000 BOPD. Dengan tambahan 30.000 barel ini, Bahlil pun optimistis target bisa tercapai, mengingat pada 2024 realisasi lifting minyak nasional berada di 580.000 BOPD.
Baca Juga
Jurus Jitu Bahlil Hadapi Badai Geopolitik dan Tantangan Harga Minyak Dunia
"Kami menyampaikan atas kerja keras kita semua baik dari Pertamina maupun KKKS (kontraktor kontrak kerja sama) yang lain insyaallah target APBN untuk lifting minyak sebesar 605.000 barrel per day insyaallah akan kita bisa wujudkan bersama-sama," ucap dia.
Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan, secara keseluruhan proyek di Cepu menelan investasi sebesar US$ 4 miliar dan telah menyumbang US$ 30 miliar bagi pendapatan negara. Ini juga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Cepu dan Jawa Timur.
"Terkait proyek di Cepu 99% itu memakai karyawan dalam negeri. Anak-anak Republik Indonesia 99% dan ini yang harus kita lakukan karena itu saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada SKK Migas dan Exxonmobil," tambah Bahlil.

