Pertamina NRE Cetak Laba Bersih US$ 85 Juta dan Produksi Listrik Melonjak 55%
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) sepanjang 2024 mencatat pendapatan US$ 416,8 juta atau naik 1% dibandingkan 2023. Sedangkan laba bersih yang dibukukan adalah US$ 85,8 juta. Hal ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina NRE, Selasa (24/6/2025).
“Kinerja positif ini berkat dukungan seluruh stakeholders sejalan dengan komitmen kami melaksanakan strategi Pertamina, yaitu membangun bisnis rendah karbon," ujar Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/6/2025).
Pada aspek operasional, Pertamina NRE menunjukkan performa solid. Total kapasitas terpasang pembangkit mencapai 2.502,12 MW. Produksi listrik mencapai 8.475 GWh, meningkat signifikan 55% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5.452 GWh.
Secara keseluruhan tingkat kesehatan Perusahaan NRE mendapatkan peringkat AAA atau masuk dalam kualifikasi “sangat sehat” dari Pefindo. Peringkat ini naik dari tahun sebelumnya AA+. Tidak hanya itu dari aspek tata kelola, Pertamina NRE juga mendapatkan hasil positif dengan kualifikasi “sangat baik”.
Baca Juga
Listrik Tanpa Batas di Asia Tenggara, ASEAN Power Grid Dibidik Pertamina NRE
"Kami juga memiliki komitmen menegakkan tata kelola perusahaan baik yang tercermin dari penilaian GCG (good corporate governance) yang sangat baik, sejalan komitmen dalam implementasi ESG (environmental, social, and governance),” kata dia.
Pertamina NRE juga berhasil menekan equivalent forced outage rate (EFOR) hingga 0,22%, di bawah target yang ditetapkan yaitu 1,95%. Semakin kecil capaian EFOR semakin baik karena minim terjadi gangguan yang menyebabkan pembangkut listrik tidak dapat beroperasi pada kapasitas penuh.
Baca Juga
Pacu pengembangan PLTS dan PLTB, Pertamina NRE Akuisisi 20% Citicore Filipina Rp 1,9 Triliun
Sedangkan equivalent availability factor (EAF) sepanjang 2024 mencapai 97,38%, lebih tinggi 7% dibandingkan target yang ditetapkan yaitu 90,98%. Semakin tinggi EFA, maka semakin baik karena EFA mencerminkan tingkat keandalan pembangkit istrik.
Di sisi keselamatan kerja, Pertamina NRE mencatatkan nihil kecelakaan kerja dan fatalitas sepanjang 2024. Tidak terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan kehilangan nyawa atau gangguan kesehatan berat, menunjukkan budaya keselamatan kerja yang terus dijaga dan menjadi prioritas utama perusahaan.

