Telkom (TLKM) Siap Menangkan Kompetisi lewat Fundamental dan 'Growth Story'
JAKARTA, Investortrust.id - Dalam menghadapi tantangan industri telekomunikasi dan digital yang semakin kompleks, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggelar strategi ganda untuk memenangkan kompetisi di sektor jasa telekomunikasi.
Direktur Wholesale & International Service PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Honesti Basyir, dalam kesempatan media gathering PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) dengan para pemimpin media massa di Jakarta (17/6/2025) menyampaikan bahwa ada dua pendekatan utama yang menjadi fondasi Telkom ke depan, yakni memperkuat fundamental bisnis dan membangun cerita pertumbuhan (growth story) baru.
Langkah pertama yang dinilai krusial adalah bagaimana Telkom memandang dan membangun dirinya sendiri. Dalam konteks ini, Telkom menyadari bahwa meskipun kapitalisasi pasar atau harga saham penting, namun yang lebih mendasar adalah pendapatan dan profitabilitas perusahaan.
Untuk itu, Telkom terus mendorong akselerasi transformasi bisnis, khususnya dengan integrasi layanan dan infrastruktur digital. Perusahaan membangun dan memperluas ekosistem digital, mulai dari layanan konektivitas, pusat data, cloud, hingga platform digital yang terhubung dengan komunitas pelanggan. Langkah ini menjadi cara Telkom untuk memperkuat posisinya dalam rantai nilai digital sekaligus memperkuat fundamental jangka panjang perusahaan.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Menegaskan Visinya Jadi Penggerak Ekosistem Digital di Indonesia
Langkah kedua yang tidak kalah penting adalah menciptakan narasi pertumbuhan baru dengan cara mengungkap (unboxing) potensi aset-aset digital yang selama ini masih berada dalam struktur Telkom secara keseluruhan.
Honesti mengungkapkan bahwa valuasi Telkom saat ini, dalam konteks EBITDA multiple, berada di kisaran 4–5 kali. Bandingkan dengan unit-unit bisnis digital seperti pusat data (data center) yang bisa mencapai 20–25 kali, infrastruktur digital di angka 12–15 kali, atau menara telekomunikasi (tower) yang juga bisa mencapai 12 kali. “Jika seluruh unit ini tetap berada dalam struktur tunggal Telkom, maka potensi nilainya tidak akan terefleksikan secara maksimal di pasar,” kata Honesti.
Oleh karena itu, Telkom memulai strategi unlock value yang memperlihatkan kepada investor bahwa Telkom memiliki aset-aset bernilai tinggi yang selama ini tersembunyi dalam struktur besar usaha.
"Orang membeli saham bukan hanya karena kinerja masa lalu, tetapi karena harapan masa depan," ujar Honesti. Oleh karena itu, selain memperkuat fundamental, Telkom juga berupaya membangun narasi masa depan yang menjanjikan. Jika perusahaan hanya mengandalkan pencapaian saat ini tanpa proyeksi strategis ke depan, maka akan sulit menciptakan daya tarik di mata pasar.

