OIKN dan BUMD Jakarta Teken MoU Penguatan Tata Kelola Kota Masa Depan
JAKARTA, investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui Badan Usaha Otorita (BUO) PT Bina Karya (Persero) bersama sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pemerintah Provinsi Jakarta telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dalam rangka memperkuat tata kelola dan operasionalisasi IKN sebagai kota masa depan.
Penandatanganan tersebut berlangsung di Balai Agung, Jakarta Pusat, pada Senin (16/06/2025), bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT Jakarta Propertindo, Perumda Pasar Jaya, dan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, serta disaksikan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Adapun MoU ini mencakup penjajakan kerja sama strategis dalam perencanaan, pembangunan, pengembangan, pengoperasian, dan komersialisasi layanan kota di wilayah IKN.
“Ruang lingkup kerja sama meliputi pengelolaan infrastruktur, sistem transportasi, pengelolaan limbah dan sampah, pengelolaan pasar, hingga dukungan pengelolaan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan,” jelas Basuki dalam keterangan pers, dikutip Selasa (17/6/2025).
Dia juga menegaskan pentingnya belajar dari pengalaman Jakarta yang akan berusia 498 tahun dalam mengelola kompleksitas kota modern.
Baca Juga
Bakal Tambah 30 'Tower' Rusun ASN, OIKN Butuh Anggaran Rp 6 Triliun
“Otorita IKN akan menerima penyerahan aset dari pembangunan yang sudah dikerjakan oleh Kementerian PU dan Kementerian PKP, seperti jalan tol, gedung perkantoran, hunian ASN, masjid, Istana Negara dan sebagainya. Pastinya harus kami pelihara, maka dari itu Badan Usaha Otorita/PT Bina Karya (Persero) bekerja sama dengan BUMD Jakarta terkait pengelolaan infrastruktur, pengelolaan sampah, dan pengelolaan air,” lugas Basuki.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi ini sebagai bagian dari transfer pengetahuan kelembagaan. “Pemerintah Jakarta memberikan dukungan penuh untuk kelancaran keberlangsungan pembangunan yang ada di IKN termasuk dengan hal–hal yang berkaitan dengan sampah dengan Jakarta bisa sebagai role model,” tuturnya.
Baca Juga
Karier Cemerlang, Ini Profil Agung Wicaksono Eks Pejabat OIKN yang Pimpin Transformasi Pertamina
Pramono juga menekankan pentingnya pembelajaran ibu kota baru dari sepak terjang Jakarta yang telah menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian sejak 1961.
“Yang paling utama saat ini adalah transfer pengetahuan dan sebagainya, karena bagaimanapun untuk membangun BUMD, seperti di Jakarta sampai dengan hari ini tidak semuanya adalah success story, tentunya ada kegagalan dan kesalahan, hingga dengan demikian pengalaman inilah yang akan disampaikan oleh BUMD Jakarta kepada IKN agar kegagalan dan kesalahan ini tidak akan terulang lagi,” pungkasnya.

