Pembentukan Otorita Tanggul Laut Raksasa Dikebut untuk Proyek Raksasa Pesisir Jawa Rp 1.304 T
DEMAK, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meyakinkan, pembentukan badan otorita tanggul laut raksasa atau Giant Sea Sall (GSW) akan dipercepat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tanggul laut raksasa mencapai US$ 80 miliar (Rp 1.304 triliun) dengan panjang hingga 500 kilometer (km) di pesisir utara Pulau Jawa, mulai Provinsi Banten hingga Jawa Timur.
''Pemerintah saat ini sedang menyiapkan pembentukan Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa. Oleh karena itu, setelah dilantik, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan kepada para menteri untuk memikirkan Giant Sea Wall dari Banten hingga Gresik,'' kata Dody dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (16/6/2025).
Baca Juga
Percepat Pembangunan Giant Sea Wall, Prabowo Bakal Bentuk Badan Otorita Tanggul Laut Pantura Jawa
Menurutnya, perhatian Presiden Prabowo terhadap penanganan rob Pantai Utara Jawa cukup besar. Megaproyek ini menjadi infrastruktur paling vital untuk melindungi pesisir utara Jawa dari ancaman rob hingga perubahan iklim ekstrem.
''Insyaallah (proyek GSW) itu akan terlaksana. Namun, mohon bersabar, karena anggaran kami dari waktu ke waktu juga sangat terbatas dan ada prioritas sana-sini. Namun, bukan berarti kami diam, insyaallah kami akan menyelesaikan segala permasalahan rob,'' jelasnya.
Baca Juga
Pembangunan Tanggul Raksasa Teluk Jakarta Strategi Hadapi Penurunan Tanah, Ini Progresnya
Berdasarkan catatan investortrust.id, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tanggul laut raksasa mencapai US$ 80 miliar (Rp 1.304 triliun) dengan panjang hingga 500 kilometer (km) di pesisir utara Pulau Jawa, mulai Provinsi Banten hingga Jawa Timur.
“Proyek ini menyangkut jarak yang tidak pendek. Kalau tidak salah sekitar 500 km dari Banten sampai ke Jawa Timur, ke Gresik. Panjang 500 km dan perkiraan biaya yang dibutuhkan US$ 80 miliar,” kata Prabowo dalam sambutannya pada acara puncak ICI 2025 di JICC, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2025).
Dikatakan Kepala Negara, proyek ini diperkirakan memakan waktu pembangunan sekitar 15-20 tahun, sedangkan untuk menyelesaikan konstruksi di Teluk Jakarta saja membutuhkan waktu 8-10 tahun.
“Kalau sampai Jawa Timur mungkin butuh waktu 15 sampai 20 tahun. Tidak ada masalah, ada pepatah kuno ‘Perjalanan 1.000 kilometer dimulai oleh satu langkah’. Kita akan segera memulai itu (pembangunan tanggul laut raksasa, red),” pungkas Prabowo.

