Ketum Kadin Anindya Bakrie Sebut 175 Pengusaha Bakal Ikut Retret di Akmil Magelang
JAKARTA, Investortrust.id -- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan sebanyak 175 pengusaha bakal ikut dalam retret yang akan digelar di Magelang, Jawa Tengah. Adapun kegiatan retret tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kadin Indonesia dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
"Tentu kita lagi koordinasikan, tapi pemikiran kami itu sekitar 175 (pengusaha)," kata Anindya di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Jumat (13/6/2025).
Anindya mengatakan wakil ketua umum koordinator Kadin Indonesia, kepala badan, serta pimpinan Kadin di 38 provinsi akan ikut dalam retret tersebut. Ia berharap melalui kegiatan tersebut Kadin bisa bersama-sama dengan pemerintah, TNI, dan Polri menjaga ketahanan nasional.
Retret dijadwalkan akan dilaksanakan 8-10 Agustus 2025 di Akmil Magelang. Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat membuka kegiatan tersebut.
"Kebetulan, tanggal 8 Agustus itu kan 8-8, jadi syukur-syukur pimpinan tertinggi berkenan hadir," ucapnya.
Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily menyambut baik rencana retret pengusaha yang digagas Kadin Indonesia. Ia mengatakan ada pendekatan yang berbeda yang dilakukan di dalam retret kali ini.
"Tentu pendekatannya lain antara misalnya kepala daerah dengan dunia usaha. Dunia usaha yang harus disampaikan adalah tentu dinamika geopolitik global yang kaitannya dengan kehidupan ekonomi. Geoekonominya yang harus dikedepankan, dan juga nanti tentu kita penting juga untuk menghadirkan pemerintah, agar pemerintah juga menjabarkan tentang bagaimana strategi yang tepat di dalam konteks melibatkan dunia usaha. Agar apa yang menjadi keinginan kita menjadikan Indonesia Emas 2045 dapat kita wujudkan," ungkapnya.
Ace menambahkan kunci negara maju terletak pada sejauh mana negara tersebut bisa membangun ekonomi, dan memiliki daya tahan ekonomi yang kuat. Oleh karena Lemhanas menyambut positif ketika Kadin punya keinginan untuk memantapkan nilai-nilai patriotisme kebangsaan.
"Saya kira itu inisiatif yang sangat baik dan Lemhanas siap untuk bersama-sama kita merancang kurikulum, kemudian metodologi pembelajaran, serta memperkuat dan memperkokoh soliditas di Kadin untuk bisa berkontribusi terhadap bagaimana mewujudkan Asta Cita dari Presiden Prabowo dan Gibran," tuturnya. (Febrianto Adi Saputro)

