Pembangunan Akses Tol Japek ke Stasiun Whoosh Karawang Dilakukan Bertahap
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengungkapkan, penetapan lokasi (penlok) akses Stasiun Whoosh Karawang ke Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Km 42 mencapai titik terang.
''Penloknya secara keseluruhan sudah keluar kemarin, sekarang sedang proses akses (stasiun) Whoosh Karawang ke tol. Jadi, itu nanti dilaksanakan bertahap, jalan lingkungannya dahulu, baru nanti dihubungkan ke tol,'' jelas Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) Kementerian ATR Embun Sari di gedung parlemen, Jakarta, Senin (21/4/2025).
Baca Juga
Akses Tol Japek Menuju Stasiun Whoosh Karawang Temui Titik Terang
Meski demikian, Embun belum bisa memastikan waktu pembangunan exit Tol Japek menuju Stasiun Whoosh Karawang, Jawa Barat. ''Nanti kembali lagi pada kesiapan anggaran, kan masyarakat enggak mungkin dikasih janji, harus dikasih uang ganti kerugian,'' tutur dia.
Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN mengungkapkan, progres pembebasan lahan tiga akses jalan menuju Stasiun Whoosh Karawang, akan menempuh konsultasi publik kedua kepada masyarakat terdampak alias pihak yang berhak (PyB).
''(Berapa akses jalannya?) Ada tiga nanti yang terkena pembebasan, termasuk tanah THK (Trans-Heksa Karawang), tanah Deltamas, dan beberapa tanah masyarakat. Enggak besar sebenarnya, cuma sekitar 6 hektare,'' jelas Embun Sari beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Ia menerangkan, pada konsultasi publik kedua nantinya akan ditentukan kesepakatan trase jalan, utamanya exit tol Km 42 Japek yang akan digarap Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
''Setelah penerbitan lokasi (penlok) diumumkan, 10 hari kemudian baru masuk ke ATR/BPN. Ini kan sekarang untuk mendapatkan kesepakatan lokasi yang menjadi dasarnya penerbitan penlok. Ini akan dilihat, apakah lokasi bisa pindah? Trase dibelokkan? Atau tidak ada alternatif lain, memang di lokasi itu. Nanti bagaimana akhirnya, kita lihat saja,'' ucap Sari.

