Bukan US$ 2 Miliar, Menteri Ara Sebut Qatar Suntik Danantara hingga US$ 4 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan, investasi emir Qatar ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bukan US$ 2 miliar, melainkan US$ 4 miliar.
"Jadi masing-masing bersepakat US$ 2 miliar, total itu US$ 4 miliar, itu sekitar Rp 64 triliun atau Rp 65 triliun, dari pembicaraan yang paling 20 menit," kata Ara, sapaan akrab Maruarar saat ditemui di kantornya, Wisma Mandiri 2, Jakarta Pusat, Senin (14/4/2025) malam.
Baca Juga
Prabowo Ungkap Qatar Komitmen Investasi US$ 2 Miliar ke Danantara
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkap Qatar berkomitmen menginvestasikan US$ 2 miliar ke BPI Danantara. Hal itu disampaikan Prabowo terkait pertemuannya dengan emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani di Istana Amiri Diwan, Doha, Qatar, Minggu (13/4/2025).
"Saya kira pertemuan sangat baik, produktif, kita sepakat untuk tingkatkan kerja sama. Beliau akan invest dengan Danantara. Satu dana bersama, beliau komit US$ 2 miliar," kata Presiden Prabowo di Doha, Qatar.
Prabowo menyampaikan hal tersebut dengan didampingi CEO Danantara yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Baca Juga
Prabowo menjelaskan, Indonesia dan Qatar sepakat menanamkan investasi masing-masing senilai US$ 2 miliar. Komitmen ini merupakan tindak lanjut upaya diplomasi ekonomi Indonesia. Emir Qatar, kata Prabowo, sangat antusias dengan kerja sama ini.
"Saya kira bagus, ini tindak lanjut, dan beliau sangat antusias," ujarnya.

