Menhub Pastikan Kelancaran Pelabuhan Bakauheni Saat Arus Balik
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan kelancaran Pelabuhan Bakauheni Lampung saat angkutan arus balik Lebaran 2025/Idulfitri 1446 Hijriah.
"Saya ke sini untuk memastikan teman-teman di Pelabuhan Bakauheni menyiapkan segala sesuatunya agar menjadi lebih baik," kata Menhub Dudy di sela mengecek persiapan arus balik pada sarana dan prasarana transportasi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sebagaimana keterangan di Jakarta, Selasa (1/4/2025) dilansir Antara.
Menhub Dudy mengatakan, kedatangannya bertujuan untuk memastikan persiapan menghadapi arus balik, seperti penyelenggaraan pelabuhan, yakni delaying system dan pengaturan flow. "Di situlah intinya salah satu tools kita supaya penyelenggaraannya jadi lebih baik,” ujar Menhub.
Baca Juga
Tarif Merak-Bakauheni Ditetapkan Satu Harga pada Mudik, Diskon hingga 36%
Lebih lanjut, Menhub mengatakan, sejumlah langkah yang diambil mempersiapkan arus balik di Pelabuhan Bakauheni, antara lain clustering, delaying system, serta buffer zone. Selain itu, juga disiapkan kantong-kantong parkir, termasuk delaying system agar para penumpang tidak menunggu terlalu lama di pelabuhan. "Jadi itu semua adalah langkah-langkah teknis yang disiapkan, yang pada ujungnya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Terkait jumlah kapal dan pelabuhan, Menhub Dudy memastikan masih sangat cukup untuk menampung pemudik. "Ada 67 kapal, yang dikerahkan sekitar 40-an. Nanti dari Lampung juga ada tiga pelabuhan yang dioperasikan, yaitu Pelabuhan Wika Beton, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), serta Pelabuhan Bakauheni,” ucapnya.
Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, penyeberangan dari Jawa ke Sumatera dari H-10 sampai Lebaran (21-31 Maret 2025), total jumlah kendaraan baik itu roda dua, roda empat, serta truk di tiga pelabuhan (Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) berjumlah 225.400 unit.
Baca Juga
Kemenhub Operasikan 3 Titik Penyebrangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni
Angka itu turun 0,1% dari 2024 yang berjumlah 225.637 unit. Sedangkan untuk jumlah penumpang mengalami kenaikan 3%, yakni 2025 berjumlah 885.828 orang dibanding 2024 sebesar 859.521 orang.
Menhub berharap, pelaksanaan arus balik dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak berjalan baik, seperti saat arus mudik dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.
Menurut dia, Pelabuhan Merak telah melaksanakan secara baik pengelolaan arus mudik, sehingga pelabuhan itu bisa melayani masyarakat secara lancar dan aman menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni. "Harapannya, itu juga akan bisa dilakukan pada saat arus balik lagi dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak," kata Menhub.

