Sinergi Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals Hadirkan Pakar
JAKARTA, Investortrust.id -- Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals menggelar acara bertajuk "Meet the Expert in Pediatric Gastroenterology and Hepatology" di Auditorium Ang Boen Ing, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Acara tersebut menghadirkan Gastroenterologist dan Hepatologist Anak berpengalaman dari Apollo Hospitals, Prof Anupam Sibal.
"Acara ini merupakan platform yang berharga untuk pertukaran pengetahuan dan juga menandakan milik yang penting dalam kolaborasi antara Mayapada Health Care dan Apollo Hospitals," kata Chief Operating Officer Mayapada Healthcare Navin Sonthalia, Selasa.
Navin mengatakan kolaborasi antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals telah berjalan selama tiga tahun. Keduanya juga telah sepakat menghadirkan Mayapada Apollo Batam International Hospital dengan menyediakan layanan kesehatan kelas dunia.
"Kami melakukan tele-radiologi, E-ICU, perjanjian kolaborasi klinis di beberapa proyek lain," ucapnya.
Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan, Ika Trisia berharap kegiatan ini menjadi pintu bagi kemajuan teknologi kesehatan di Indonesia. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa transformasi kesehatan yang sedang dijalankan berfokus pada enam pilar utama, salah satunya adalah peningkatan layanan rujukan. Melalui forum ini, pemerintah berharap dapat mengembangkan teknologi kesehatan yang lebih canggih, termasuk dalam bidang telemedisin.
"Kami sedang mengembangkan program KJSU, yang mencakup layanan jantung, stroke, urp-nefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Ini adalah bidang dengan angka kasus tinggi di Indonesia. Kami berharap kehadiran tenaga medis asing bukan sebagai pesaing, tetapi sebagai mitra dalam membawa teknologi baru ke Indonesia," ujarnya.
Ia mengungkapkan salah satu tantangan utama dalam sistem kesehatan Indonesia adalah kurangnya dokter spesialis, terutama di daerah terpencil. Dengan kemajuan teknologi seperti telemedisin, layanan kesehatan bisa menjangkau wilayah-wilayah yang sebelumnya sulit terlayani. Menurutnya India telah sukses menerapkan telemedisin untuk memperluas akses layanan kesehatan, dan Indonesia diharapkan dapat mengadopsi pendekatan serupa.
Kementerian Kesehatan mengapresiasi peran Mayapada Hospital dan Apollo Hospitals atas kolaborasi yang terjalin. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, dan praktisi medis, Indonesia diharapkan dapat terus berinovasi untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berbasis teknologi.
"Kami ingin memastikan bahwa teknologi modern bisa dimanfaatkan hingga ke pelosok negeri, sehingga setiap masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas," ucapnya.
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menilai forum ilmiah yang membahas kerja sama dalam pengembangan teknologi medis, farmasi, dan layanan kesehatan akan semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan India. Menurutnya, Indonesia dan India menghadapi tantangan yang serupa, termasuk dalam kesehatan publik, populasi yang besar. Oleh karena itu, kerja sama bilateral dianggap sebagai langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini.
"Saya senang dengan reformasi regulasi di Indonesia yang memungkinkan kolaborasi internasional di bidang kesehatan. Namun, saya juga percaya bahwa masih dibutuhkan lebih banyak reformasi agar ekosistem kesehatan Indonesia semakin berkembang," ujarnya. (C-14)

