Target Ekspor 7,1%, CAEXPO 2025 Diharapkan Dapat Bantu UMKM
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menargetkan pertumbuhan ekspor nasional hingga 7,1% pada tahun ini. Meskipun tantangan cukup besar, Budi optimistis target ini dapat dicapai dengan berbagai strategi, terutama dalam mendorong ekspor produk UMKM lewat ajang China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2025.
“Tahun lalu ekspornya cuma 2,29%, jadi memang untuk ke 7,1% tidak mudah kecuali kita mau bekerja keras,” ujar Budi di kantor Kemendag, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Menurutnya, kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam mencapai target tersebut. Salah satu strategi yang diterapkan adalah program business matching yang mempertemukan UMKM dengan buyer internasional.
Menurut Budi, hingga kini, perwakilan Indonesia telah tersebar di 33 negara, dengan total 46 perwakilan perdagangan yang aktif membantu UMKM menembus pasar global.
Pada Januari lalu, ia menyebut mereka telah melakukan 40 kali pitching dan 32 kali business matching dengan transaksi mencapai US$ 5,22 juta. Pada bulan Februari, jumlah pitching meningkat menjadi 77 kali dengan total transaksi US$ 3,22 juta.
Sementara untuk Maret, hingga berita ini diturunkan, transaksinya baru tercatat sekitar US$ 300 ribu. Meski trennya mengalami penurunan, Budi menyebut hal tersebut cukup wajar.
"Ini wajar. Sebenarnya target kami ini bukan transaksi dulu, target kami UMKM itu paling nggak punya rasa percaya diri, produknya itu dikenal secara global," sambungnya.
Selain itu, branding produk UMKM juga menjadi fokus utama. Menurutnya, agar produk dapat bersaing di pasar global, UMKM harus lebih serius dalam menjaga kualitas dan daya saing produk mereka.
“Kuncinya itu, punya daya saing, inovasi, dan promosi yang terus kita bantu bareng-bareng dengan perwakilan kita di luar negeri,” tegas Politisi Partai Amanat Nasional itu.
Mendag juga mengingatkan bahwa business matching yang dilakukan harus menghasilkan kontrak dagang yang berkelanjutan. “Jangan sampai buyer yang sudah membeli hanya membeli sekali. Kita pinginnya ada repeat order,” katanya.
"Jadi ketemu di sana mudah-mudahan buyer itu tinggal tanda tangan kontrak, jadi kan sudah tahu (dari pitching beberapa kali). Nah, ini yang kita lakukan supaya ekspor kita terus meningkat," tutup Budi.
Sekadar informasi, Indonesia memastikan akan kembali mengikuti acara CAEXPO 2025 pada 17-21 September 2025 di Nanning, Tiongkok, di mana Myanmar yang akan didapuk sebagai negara kehormatan. Acara ini diharapkan dapat mendukung UMKM sekaligus memenuhi target pertumbuhan ekspor nasional. (C-13)

