Kemenkop Bakal Dirikan 3 Ribu Lebih Koperasi Desa Merah Putih di NTT.
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkap Kemenkop menaruh perhatian khusus kepada provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam upaya pengembangan koperasi. Adapun dalam rangka mewujudkan program Presiden Prabowo Subianto, ia mengatakan Kemenkop membidik bakal membangun lebih dari 3 ribu Koperasi Desa Merah Putih di NTT.
"3.137 Kopdes (Koperasi Desa) akan dibentuk di NTT dalam tempo yang sesingkat-singkatnya," kata Budi Arie dalam konferensi pers usai menerima audiensi Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena bersama seluruh wali kota/bupati se-NTT di kantor Kemenkop, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Menurut Budi Arie dalam pertemuan tersebut gubernur dan wali kota/bupati memiliki komitmen untuk membangun Kopdes Merah Putih di seluruh wilayah NTT. Ia menambahkan hal tersebut tidak lepas dari NTT yang dikenal sebagai 'provinsi koperasi'.
"Jadi karena itu, kerja sama gotong royong antara Kemenkop dengan Provinsi NTT bisa segera mewujudkan Kopdes merah putih yang dapat berguna untuk mensejahterakan masyarakat dan warga desa di Provinsi NTT," ungkap Budi Arie.
Pada kesempatan yang sama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkap pemerintah provinsi bersama pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota se-NTT siap untuk mengikuti instruksi Prabowo untuk membangun Kopdes Merah Putih. Ia menyebut saat ini pihaknya tengah menunggu arahan lebih lanjut mengenai petunjuk teknis pembangunan Kopdes Merah Putih tersebut.
Baca Juga
Menko Zulhas Bentuk 70.000 Koperasi Desa Merah Putih, Dari Mana Anggarannya?
"Sebagai provinsi koperasi, NTT siap untuk menjadi yang terdepan dan yang pertama menjalankan ini di seluruh 3.137 desa bahkan kelurahan yang ada di Provinsi NTT," ungkap Melki.
Ada 70.000 Koperasi Desa Merah Putih se-Indonesia
Diberitakan sebelumnya Budi Arie mengungkap Prabowo telah meminta Kemenkop untuk membentuk 70.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Budi Arie optimistis kopdes merah putih dapat membangun perekonomian yang dimulai dari desa.
Bahkan ia mengeklaim kopdes merah putih dapat menekan tingkat kemiskinan ekstrem yang banyak terdapat di wilayah perdesaan.
“Kopdes ini bisa berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia, karena kopdes merah putih bisa menjadi motor penggerak perekonomian desa,” kata Budi Arie dalam konferensi pers seusai memimpin rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga di Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Budi Arie menjelaskan sebanyak 70.000 kopdes merah putih yang dibentuk nantinya akan mengelola rantai pasok sembako dan kebutuhan primer masyarakat hingga mengelola distribusi logistiknya.
Sementara terkait dengan skema pembentukan koperasi ini, Kemenkop akan melakukan dengan tiga pendekatan yaitu membangun koperasi baru, merevitalisasi koperasi eksisting dan membangun serta mengembangkan koperasi yang sudah ada.
“Kami mencoba melakukan identifikasi awal terhadap potensi peran dan kontribusi kementerian/lembaga terutama dari aspek regulasi, pemetaan data hingga dukungan penganggaran serta monitoring evaluasi,” ungkapnya.

