Gibran: Genjot Hilirisasi, Tapi Wajib Jaga Lingkungan!
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tak bosan-bosan mengingatkan para pelaku usaha agar dapat mendukung proyek hilirisasi. Ia menyebut proyek ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dengan hilirisasi kita juga bisa meningkatkan nilai tambah di dalam negeri," katanya saat menyampaikan pidato dalam Buka Bersama Kadin Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jumat (14/3/2025).
Namun Gibran mengingatkan agar dalam pelaksanaan proyek hilirisasi para pelaku usaha dapat mengedepankan aspek sosial, lingkungan dan keberlanjutan. Ia berujar dampak perubahan iklim telah ada di depan mata.
"Saya mohon Bapak/Ibu sekali lagi, tantangannya di sini adalah mencari titik keseimbangan. Kita genjot hilirisasi, tapi juga harus wajib menjaga lingkungan," ujarnya.
Mantan wali Kota Surakarta itu mencontohkan, bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah Jabodetabek merupakan ancaman nyata dari adanya perubahan iklim.
"Kekeringan, banjir, lalu kenaikan permukaan air laut, ini adalah ancaman yang nyata dan sudah di depan mata," sebutnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menegaskan bahwa Kadin kompak dan solid. Hal itu disampaikan Anindya di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang hadir dalam acara buka puasa bersama "Bersatu Dalam Kebaikan" di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (14/3/2025).
"Alhamdulillah Pak Wapres, tanggal 16 Januari yang lalu, Pak Presiden Prabowo hadir di Musyawarah Nasional Konsolidasi Pesatuan, di mana saya terpilih menjadi ketua umum, dan di sini ada Pak Arsyad Rasyid, Ketua Dewan Pertimbangan, dan kita bersama-sama memastikan bahwa Kadin solid, teguh, dan kompak," kata Anindya.
Anindya mengatakan tanpa persatuan, maka sulit bagi Kadin berbuat kebaikan. Setelah pesatuan tercapai, Anindya mengatakan maka semua bisa berlomba-lomba untuk membuat kebaikan.
"Yang paling penting juga bahwa Kadin adalah mitra strategis pemerintah yang artinya hukumnya wajib kita mendampingi pemerintah dan optimis," ucapnya.

