Bahlil: Masyarakat Tidak Perlu Ragu dengan Kualitas BBM Pertamina
CILEGON, investortrust.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan pengecekan langsung bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memastikan pasokan dan kualitas BBM sesuai spesifikasi yang ditetapkan Ditjen Migas.
“Di SPBU kita sudah langsung melihat pengecekan bersama Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), untuk mengecek langsung BBM. Hal ini saya sampaikan kepada publik bahwa tidak perlu ragu, terhadap kualitas BBM yang disiapkan Pertamina, baik RON 90 maupun RON 92, dan 98,” kata dia kepada awak media di Fuel Terminal Tanjung Gerem, Cilegon dikutip Jumat (14/3/2025).
Bahlil meninjau kesiapan infrastruktur distribusi energi di Provinsi Banten dengan melakukan kunjungan di terminal BBM, stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE), pangkalan, dan SPBU Pertamina di wilayah Banten menjelang arus mudik Lebaran 2025/IdulFitri 1446 H, Kamis (13/3/2025). Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.
Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mengawasi dan memastikan kualitas BBM Pertamina yang disalurkan kepada masyarakat. “Ke depan kami dari ESDM sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap pengujian kualitas lewat Lemigas, akan lakukan pengetatan. Jadi, tidak perlu ada keraguan masyarakat,” ujarnya.
Bahlil juga memastikan ketersediaan pasokan BBM dan liquefied petroleum gas (LPG) dalam kondisi aman menjelang Lebaran. “Kami juga mengecek BBM untuk wilayah Jawa Barat dan Banten, hasilnya Pertamax RON 92, Pertalite, dan Pertamax Turbo, memiliki ketahanan stok mencapai 20-21 hari. Jadi ketersediaan (stok BBM) kita sangat luar biasa sekali,” ujar Bahlil.
Baca Juga
Eksplorasi Pertamina di Perairan Natuna Dorong Ketahanan Energi Nasional
Selain itu, di SPBE, ia meninjau kesiapan infrastruktur dan distribusi LPG agar kebutuhan masyarakat terpenuhi optimal, terutama menghadapi peningkatan konsumsi saat Idulfitri. Bahlil juga menyambangi pangkalan LPG setempat untuk memastikan stok tersedia dan distribusi berjalan lancar.
“Sekarang saya memerintahkan, agar setiap hari libur pun, karena kita libur dari H-1 minggu sudah libur, dan H+1 minggu, jadi kita tidak mau ambil risiko, hari libur pun kita minta sebagian pangkalan dan agen harus mampu melayani masyarakat agar ketersediaan LPG betul-betul mampu dirasakan rakyat,” pungkasnya.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan kesiapan Pertamina dalam menghadapi lonjakan permintaan energi selama periode mudik libur Idulfitri 1446 H. “Kami membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) 2025 yang akan bekerja secara maksimal untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia," kata dia.
Pertamina berkomitmen menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat, baik melalui SPBU, agen dan pangkalan LPG, maupun berbagai inisiatif layanan tambahan, seperti motorist BBM yang disiapkan di beberapa titik potensi keramaian atau jalur utama mudik.
Baca Juga
Pertamina Targetkan Volume Intake Kilang Meningkat 3%, Ini Program Strategisnya
Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga Eduward Adolof Kawi menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur distribusi energi telah ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi.
Dia mengatakan, Pertamina juga menyiapkan SPBU siaga, agen dan pangkalan siaga serta menambah layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat dalam memperoleh energi selama periode mudik dan Lebaran.
Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan Pertamina, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, serta memperoleh layanan energi optimal di seluruh jalur mudik.

