Pelni Sediakan 781.723 Tiket pada Periode Lebaran 2025, Okupansi Baru 30%
JAKARTA, investortrust.id – PT Pelayaran Indonesia (Persero) atau Pelni menyediakan sebanyak 781.723 tiket buat mudik Lebaran 2025. Dari jumlah itu, tiket yang terjual atau okupansi baru mencapai 30% atau 234.517 pada arus mudik.
“Tiket Pelni memang sudah dibuka di H-30, dan sudah terjual 30% untuk arus mudik dan (arus) baliknya baru 7%,” kata Dessy saat konferensi pers angkutan laut lebaran 2025 PT Pelni di Jakarta, Jumat (6/3/2025).
Baca Juga
Erick Thohir Sebut Menhub Dudy Purwagandhi Restui Merger Pelni-ASDP-Pelindo
Adapun pada periode angkutan Lebaran (angleb) kali ini, lanjut Dessy, Pelni memprediksi puncak arus mudik jatuh pada 26 Maret 2025 dan arus balik 7 April 2025.
“Penetapan periode angkutan Lebaran 2025, kami tetapkan mulai 16 Maret 2025 atau H-14 Lebaran, kemudian selesainya 16 April (2025). Kami prediksi puncak arus mudik itu ada di 26 Maret (2025), sementara untuk baliknya kami prediksi mengalami puncaknya 7 April (2025),” papar dia.
Dikatakan Dessy, pihaknya akan mengoperasikan 25 armada kapal pada periode Lebaran 2025. “Tahun lalu memang kami mengoperasikan di 26 kapal, tetapi sama-sama kita ketahui bahwa KM Umsini mengalami insiden dan 30 kapal perintis yang akan siap beroperasi. Maka, total seluruh kapasitas (angleb 2025) ada di 60.212 seat,” ungkap dia.
Sebagai informasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi pergerakan pemudik periode Lebaran 2025 akan tembus 146,48 juta orang dan sekitar 51,3% atau 81,5 juta orang berasal dari Pulau Jawa.
Baca Juga
Pelni Bidik Angkut Penumpang Sampai 5,5 Juta Orang Hingga Akhir Tahun 2024
Demikian disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat rapat koordinasi persiapan Angkutan Lebaran dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di kantor Bupati Karawang, Selasa (4/3/2025).
''Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub, potensi pergerakan selama libur Lebaran 2025 diprediksi mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau setara dengan 146,48 juta jiwa. Potensi pergerakan selama libur Lebaran 2025 dari Pulau Jawa adalah 51,3% atau sebanyak 81,5 juta orang,'' kata Dudy beberapa waktu lalu.
Dudy menekankan, tren pergerakan libur Lebaran kali ini akan terpusat di Jawa Barat. "Pergerakan masyarakat dari dan menuju Jawa Barat pada masa angkutan Lebaran diperkirakan akan tinggi. Sehingga, koordinasi dan kerja sama antara Kemenhub dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi krusial," ujar Menhub.

