Erick Thohir Sebut Menhub Dudy Purwagandhi Restui Merger Pelni-ASDP-Pelindo
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim rencana penggabungan atau merger antara PT Pelni (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah direstui oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.
Diakui Erick, Menhub Dudy memandang upaya merger tiga perusahaan pelat merah tersebut dapat menjadi solusi dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kalau (proses merger) Pelindo, Pelni, ASDP, kemarin kita sudah sounding juga ke Menteri Perhubungan, dia (Dudy Purwagandhi) dukung karena ini bagian solusi juga," katanya ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (24/12/2024).
Diberitakan sebelumnya, Erick Thohir optimistis penggabungan PT Pelni (Persero) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dapat menekan biaya logistik di Tanah Air. “Karena itu mendorong kembali bagaimana logistic cost bisa lebih turun,” kata Erick saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Menurut Erick, penggabungan tiga perusahaan tersebut dapat meningkatkan keamanan penumpang. Penggabungan tersebut juga akan menunjang pelayanan dari sisi pelabuhan dan kapal yang tersedia dari Pelni dan ASDP. “Jadi sinkronisasi, baik untuk penumpang dan barang,” ujar dia.
Baca Juga
Erick Thohir Optimistis Merger Pelni dan ASDP dengan Pelindo Tekan Biaya Logistik
Pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu mengatakan, pembahasan mengenai penggabungan tiga perusahaan pelat merah ini sedang berlangsung. Dia berharap pembahasan ini segera dapat diselesaikan dan rampung pada tahun depan. “Tetapi kan tergantung paper works semua,” kata dia.
Erick menyatakan konsolidasi tiga perusahaan ini akan membuat Pelindo menjadi induk usahanya. Langkah ini menjadi bagian dari perampingan perusahaan BUMN yang pada tahun ini mencapai 41 perusahaan menjadi 30 perusahaan.

