Menteri PU Buka Suara soal Kelanjutan PSN Tol Nirsentuh MLFF
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan, pihaknya tengah berdiskusi lebih lanjut dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) dan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian terkait nasib proyek strategis nasional (PSN) tol nirsentuh atau multi-lane free flow (MLFF).
“Itu yang kita lagi diskusikan dengan Bappenas dan Kemenko Perekonomian, belum kita detailkan. Kalau proyek yang kira-kira ke depan akan bermanfaat ya tinggal diusulkan (menjadi PSN),” kata Dody saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (7/3/2025).
Baca Juga
Menteri PU Putuskan Kelanjutan Proyek Transaksi Tol Nirsentuh MLFF di Pertengahan 2025
“Seperti Tol MLFF itu kan sesuatu yang harus saya pelajari dahulu. Setelah tahu masalahnya apa, kita benahi tata kelolanya, baru kita bisa menginformasikan kepada Pak Presiden. Pentingnya seperti apa, kemudian manfaatnya seperti apa, dan kita bisa mengajukan sebagai PSN,” sambung dia.
Menurut Dody, Kementerian PU akan tetap berusaha mengajukan proyek ini menjadi proyek prioritas pemerintah, tetapi sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029, proyek Tol MLFF akan ditunda eksekusinya.
“Pasti bisa diusulkan ulang (proyek Tol MLFF). Mungkin kemarin diusulkan, tetapi tidak terjadi atau tidak ada eksekusinya,” ujar dia.
Sebagai informasi, pada Perpres Nomor 12/2025 tercantum sejumlah PSN infrastruktur era Presiden Prabowo Subianto. Adapun proyek sistem bayar tol nontunai, nirsentuh, nirhenti, atau MLFF yang dahulunya masuk PSN di era Kepresidenan Joko Widodo (Jokowi) tidak termasuk dalam RPJMN 2025-2029.
Sebelumnya diberitakan, Dody Hanggodo menyatakan, pihaknya akan memutuskan kelanjutan proyek sistem bayar tol nontunai, nirsentuh, nirhenti, atau MLFF hingga pertengahan 2025.
“Tunggu lah, kasih waktu saya mungkin 3-4 bulan setelah (blokir anggaran) dibuka, nanti langkah apa saja yang mesti kita kerjakan. Kalau sudah ada kontrak (proyek sistem bayar tol nirsentuh), kita harus menghormati kontrak lah,” kata Dody saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025) lalu.
Dia pun menekankan, pihaknya bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tetap akan berdiskusi lebih lanjut dengan Duta Besar (Dubes) Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay terkait Tol MLFF. “Saya tidak mau proyek ini disia-siakan dan salah. Karena itu, saya persuasif ke pemerintah Hungaria bahwa kami akan tetap mengerjakan proyek MLFF,” lugas Dody.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PU memastikan, proyek tol MLFF akan tetap dilanjutkan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga
Menteri PU Siapkan Kelanjutan Proyek Tol Nirsentuh (MLFF) dengan Hungaria
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU Roy Rizali Anwar mengatakan, pihaknya baru saja bertemu dengan Dubes Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay yang membahas terkait kelanjutan proyek tol nirsentuh ini.
“Kemarin saya sudah ketemu sama dubes (Lilla Karsay), sudah menyampaikan terkait kondisi itu. Saya juga sudah mengumpulkan bahan-bahan dan data-data lengkap semua terkait permasalahan itu,” kata Roy beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, Ditjen Bina Marga, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan badan usaha jalan tol (BUJT) juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP), serta stakeholder

