Menteri PU Putuskan Kelanjutan Proyek Transaksi Tol Nirsentuh MLFF di Pertengahan 2025
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyatakan akan memutuskan kelanjutan proyek sistem bayar tol nontunai, nirsentuh, nirhenti, atau multi lane free flow (MLFF) pad pertengahan 2025. Untuk itu, Dody meminta masyarakat untuk bersabar terkait kelanjutan proyek tersebut.
“Tunggu lah, kasih waktu saya mungkin 3-4 bulan setelah (blokir anggaran) dibuka, nanti langkah apa saja yang mesti kita kerjakan. Kalau sudah ada kontrak (proyek sistem bayar tol nirsentuh, red), kita harus menghormati kontrak lah,” kata Dody saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Baca Juga
Dia pun menekankan, Kementerian PU bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tetap akan berdiskusi lebih lanjut dengan Duta Besar (Dubes) Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay terkait proyek sistem pembayaran tol nontunai yang merupakan proyek strategis nasional (PSN).
“Saya tidak mau proyek ini disia-siakan dan salah. Karena itu, saya persuasif ke pemerintah Hungaria bahwa kami akan tetap mengerjakan proyek MLFF,” lugas Dody.
Berdasarkan catatan investortrust.id, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PU memastikan, proyek tol MLFF akan tetap dilanjutkan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar mengaku telah bertemu dengan Dubes Hungaria untuk Indonesia Lilla Karsay untuk membahas terkait kelanjutan proyek tol nirsentuh ini.
“Kemarin saya sudah ketemu sama Dubes (Lilla Karsay), sudah menyampaikan terkait kondisi itu. Saya juga sudah mengumpulkan bahan-bahan dan data-data lengkap semua terkait permasalahan itu,” kata Roy beberapa waktu lalu.
Baca Juga
Soal Kelanjutan Proyek Tol Nirsentuh MLFF, Wamen PU Beri Kabar Terbaru
Dia menambahkan, Ditjen Bina Marga, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan badan usaha jalan tol (BUJT) juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP), serta stakeholder lainnya guna merampungkan pembahasan teknologi baru ini.
“Kita coba urai, apa saja langkah-langkah yang harus kami lakukan sehingga kita di kemudian hari tidak bermasalah dengan (sistem tol MLFF) itu,” tutur Roy.

