PGN Gagas dan Pertamina Drilling Terapkan Teknologi 'Dual Fuel' Pengeboran Minyak
JAKARTA, investortrust.id – PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) selaku bagian subholding gas Pertamina bekerja sama dengan PT Pertamina Drilling Services Indonesia subholding upstream, menerapkan teknologi dual fuel pada operasi pengeboran minyak.
"Kerja sama ini sebagai upaya cost optimization atau meningkatkan efisiensi sekaligus penurunan emisi karbon melalui penggunaan bahan bakar gas (BBG) pada engine yang menghasilkan listrik di anjungan pengeboran minyak," kata Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan dalam keterangannya, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga
Gandeng NES, PGN Suplai LNG 700.000 MMBTU untuk Indonesia Tengah dan Tiimur
Dia mengatakan, PGN Gagas dan Pertamina Drilling mengimplementasikan teknologi dynamic gas blending system (DGBS) dalam operasi pengeboran. Selama ini operasional pengeboran minyak dan gas hanya mengandalkan bahan bakar minyak.
"Dengan penerapan teknologi DGBS, operasional menjadi lebih fleksibel dan hemat energi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 30%," kata dia.
Dia menambahkan, efisiensi dan penurunan emisi karbon pada proses pengeboran ini akan memberikan kontribusi positif pada upaya pemenuhan energi nasional. Evaluasi dilakukan berkelanjutan untuk memastikan bahwa skema teknologi ini dapat diimplementasikan di area operasi lain, sehingga dampak positif cost optimization semakin meluas.
“Kami mendukung target pemerintah dalam mencapai net zero emission melalui pemanfaatan gas bumi untuk proyek-proyek di lingkungan Pertamina Group. Efisiensi dan penurunan emisi karbon pada proses pengeboran juga akan memberikan kontribusi positif pada transisi energi nasional,” jelas Santiaji.
Baca Juga
PGN Permudah Bayar Tagihan Jargas Lewat Kanal Digital dan Ritel
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita menjelaskan, Pertamina Drilling terus mengembangkan program inisiatif penurunan emisi untuk memaksimalkan peran dalam pencapaian penurunan emisi karbon nasional. Salah satunya adalah teknologi DGBS. "Pertamina Drilling berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada kelestarian lingkungan,” kata dia.
Teknologi DGBS perdana diimplementasikan pada Jumat, 28 Februari 2025 di Mundu, Indramayu, Jawa Barat. Implementasi ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasi dan Komersial PGN Gagas Baskara Agung Wibawa serta Direktur Operasi Pertamina Drilling Aziz Muslim.

