Telkomsel IoT FleetSense Berbasis AI Raih Penghargaan "IoT Initiative of the Year" di Asian Telecom Awards 2025
SINGAPURA, investortrust.id – Telkomsel meraih penghargaan bergengsi IoT Initiative of the Year lewat solusi Telkomsel IoT FleetSense dalam ajang Asian Telecom Awards 2025 di Singapura. Solusi IoT canggih ini terbukti mampu meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi di Indonesia.
“Penghargaan ini adalah bukti komitmen Telkomsel dalam mengedepankan inovasi dan keselamatan di bidang transportasi,” kata Vice President Enterprise Product Management and Development Telkomsel, Kwok W Kiat dalam keterangan pers yang diterima investortrust.id, Rabu (26/2/2025).
Asian Telecom Awards digelar sejak 2005 dan merupakan ajang berskala internasional bagi perusahaan telekomunikasi untuk menunjukkan solusi inovatifnya. Ajang penghargaan ini mengakui perusahaan yang memiliki komitmen tinggi terhadap penggunaan teknologi yang memiliki dampak positif.
Baca Juga
Film Indonesia Besutan MAXStream Studios Telkomsel Ikut Berkompetisi di Festival Berlin
Kwok Kiat menjelaskan, Telkomsel IoT FleetSense merupakan solusi digital Telkomsel berbasis artifical intelligence (AI) yang fokus dikembangkan untuk menjawab tantangan digitalisasi keamanan serta efisiensi berbagai moda transportasi dan logistik.
“Moda transportrasi ini di antaranya kereta api yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Ada beberapa insiden yang disebabkan berbagai faktor, termasuk aspek human error terkait kondisi kelelahan dan ketidaksesuaian prosedur kerja,” ujar dia.
Melalui kolaborasi business to business (B2B) dengan pelanggan, menurut Kwok, Telkomsel menjawab tantangan tersebut dengan menerapkan Telkomsel IoT FleetSense di Sumatera Selatan yang merupakan wilayah kunci bagi industri pertambangan dan hasil tambang Indonesia.
Kwok Kiat mengungkapkan, dengan cadangan batu bara sebanyak 9,3 miliar ton dan produksi mencapai 105 juta ton per tahun, Sumatera Selatan memerlukan transportasi sumber daya yang efektif.
“Tingginya volume angkutan dan tantangan keselamatan ini menunjukkan pentingnya solusi Telkomsel IoT FleetSense untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kecelakaan,” tutur dia.
Baca Juga
Setelah tahap implementasi di 200 unit lebih lokomotif, kata Kwok Kiat, Telkomsel IoT FleetSense mampu mengidentifikasi sedikitnya 100 ribu peringatan keselamatan secara real-time.
“Telkomsel IoT FleetSense kemudian mengirimkan notifikasi ke pusat komando pelanggan, seperti tanda-tanda kelelahan, gangguan aktivitas masinis, termasuk penggunaan ponsel atau merokok, untuk mendukung digitalisasi prosedur keselamatan dan operasional bisnis pelanggan,” papar dia.
Dia mengemukakan, solusi Telkomsel IoT FleetSense diimplementasikan untuk mendorong kemajuan teknologi guna mempercepat transformasi digital Indonesia, dengan fokus pada modernisasi sektor transportasi dan logistik.
“Melanjutkan komitmen pada inovasi teknologi, Telkomsel berencana memperkaya solusi-solusi yang terintegrasi dengan basis data operator sektor transportasi dan logistik,” tegas dia.

