Desain Kompleks Legislatif-Yudikatif IKN Rampung Setelah Retret Kepala Daerah di Magelang
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan, desain ulang kompleks legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dipresentasikan ke Presiden Prabowo Subianto setelah retret kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah hingga 28 Februari 2025 mendatang.
Dia menyampaikan, ada satu negara lagi yang akan menjadi tujuan studi banding desain kompleks legislatif dan yudikatif selain India, Turki, dan Mesir, yakni Sri Lanka.
Baca Juga
Studi Banding Desain Kompleks Legislatif-Yudikatif IKN ke Tiga Negara Batal Imbas Efisiensi
“Bu Wamen (Diana Kusumastuti) menyampaikan tidak hanya studi banding kepada tiga negara Mesir, Turki, dan India, beliau juga melihat ke desain yang ada di Sri Lanka. Kemudian dipaparkan hasil-hasil kerja pada 2 minggu ini seperti apa,” kata Dody di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).
Dody mengatakan, ada beberapa saran dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono yang nanti akan ditindaklanjuti oleh tim. "Kemudian hasilnya mungkin 2 minggu ke depan setelah urusan retret Magelang, kita akan minta waktu ke pak presiden untuk memaparkan revisi desain (legislatif-yudikatif) itu,” jelasnya.
Baca Juga
Prabowo Dorong Penyelesaian Infrastruktur Legislatif dan Yudikatif di IKN
Sebelumnya, Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengatakan, studi banding ke tiga negara untuk desain ulang kompleks legislatif-yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) batal imbas efisiensi anggaran.
''Enggak jadi (studi banding), nantinya studi banding bisa dengan macam-macam (subjek lain). Ditangguhkan dahulu karena ada efisiensi (anggaran),'' ungkap Diana kepada wartawan di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Jumat (21/2/2025).

