Pertamina Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Selama Ramadan-Idulfitri
JAKARTA, investortrust.id - PT Pertamina (Persero) memastikan kondisi stok liquefied petroleum gas (LPG) dan bahan bakar minyak (BBM) selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2025 aman. Selain itu, dipastikan juga pendistribusian LPG dan BBM bakal berlangsung lancar.
Direktur Utama Pertamina Patra, Niaga Riva Siahaan menyebutkan, berdasarkan data terakhir yang diambil dari sistem per tanggal 19 Februari 2025, untuk LPG saat ini secara coverage days berada di angka 14,63 hari atau sebanyak 25.069 metrik ton (MT)/hari.
“Sementara untuk supply berikutnya ini sudah dalam perjalanan dan menunggu untuk proses pembongkaran. Sehingga kami akan me-maintain kondisi LPG ini setiap saat itu berada di 14,63 hari,” ungkap Riva dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XII DPR, Kamis (20/2/2025).
Selanjutnya, ketersediaan stok untuk BBM subsidi Pertalite adalah 21,46 hari atau sebanyak 76.120 kiloliter (KL)/hari. Sedangkan untuk Pertamax ketersediaan stoknya adalah 19,93 hari atau sebanyak 21.140 KL/hari.
“Dan juga Biosolar karena memang ada pengurangan konsumsi di periode Ramadan-Idulfitri, itu kami jaga juga di level 17,73 hari. Sementara Dex itu berada di level 40 hari atau 39,68 hari. Dan untuk Avtur itu berada di angka 21 hari,” beber Riva.
Baca Juga
Konsumsi LPG Akan Naik 6,7% dan Pertalite 11,2% Selama Ramadan-Idulfitri
Terkait dengan strategi di dalam layanan masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2025 bakal dibagi ke sejumlah sektor, meliputi rumah tangga, transportasi sungai/laut, transportasi udara, transportasi darat, industri, dan juga supply point.
“Kami laporkan bahwa di sektor rumah tangga itu kami akan men-standbykan ada 6.517 agen (LPG), di mana 5.400-nya akan beroperasi 24 jam. Sementara untuk pangkalan itu ada berada di 273. Sementara saat ini untuk sub pangkalan itu akan kami operasikan secara full,” ucap dia.
Riva menyebut, saat ini yang terdaftar sebagai sub pangkalan adalah 370.000. Namun demikian, untuk sub pangkalan-sub pangkalan yang sudah mulai beroperasi tapi belum terdaftar, itu akan di-support dan besarnya ada di sekitar angka 2 juta, yang mana saat ini sedang dalam proses pendaftaran tanpa adanya pengurangan aktivitas operasional.
“Sehingga kami memastikan bahwa khususnya di masa pelayanan Ramadan-Idulfitri, pelayanan untuk LPG 3 kg akan berjalan dengan lancar Insya Allah,” ujar Riva.
Baca Juga
Stok BBM di SPBU Shell "Menghilang", ESDM Koordinasi dengan BPH Migas

