Gandeng TNI AD, PGN Perketat Keamanan Penyaluran Gas Bumi Nasional
JAKARTA, investortrust.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggandeng Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk memperkuat pengamanan infrastruktur gas bumi nasional sebagai upaya memastikan distribusi tetap aman.
“Dengan dukungan 91 personel TNI AD di wilayah operasi PGN, kami optimistis penyaluran gas akan lebih aman dan terkendali,” ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Harry Budi Sidharta, seusai penandatanganan petunjuk teknis (juknis) pedoman kerja (domker) antara PGN dan TNI AD, di Jakarta, dikutip dalam keterangannya, Kamis (20/2/2025).
Baca Juga
PGN Permudah Bayar Tagihan Jargas Lewat Kanal Digital dan Ritel
Sebagai pengelola 92% infrastruktur gas bumi nasional, PGN memahami pentingnya keamanan aset untuk menjaga kelancaran distribusi gas. TNI AD akan berperan dalam pengamanan berbasis komunitas (community based security) dengan mengedukasi masyarakat agar memahami bahwa aset PGN merupakan objek vital nasional yang harus dijaga bersama.
Selain itu, kehadiran aparat juga memberikan efek jera (deterrent effect) bagi pihak yang berpotensi mengganggu keamanan infrastruktur.
Baca Juga
Saat ini, situasi keamanan operasional PGN berada dalam kategori aman dan terkendali. Namun, langkah-langkah preventif dan pre-emptif tetap diperlukan untuk memitigasi potensi gangguan keamanan.
Smentara TNI AD berkomitmen mendukung operasional PGN. "Gas bumi adalah energi strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, kami siap menjaga keamanan infrastruktur agar distribusi tetap lancar untuk kesejahteraan masyarakat,,” kata Waaster Kasad bidang Wanmil dan Kermater Brigjen TNI Heri Susanto.
PGN saat ini mengoperasikan jaringan gas di 17 provinsi yang mencakup 73 kabupaten/kota, melayani berbagai sektor industri, komersial, hingga rumah tangga. Dengan kerja sama strategis ini, PGN optimistis distribusi gas bumi akan tetap lancar, aman, dan berkelanjutan.

