Dukung Konektivitas Tangerang, Underpass Stasiun Cisauk-Cicayur Resmi Beroperasi
TANGERANG, investortrust.id - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meresmikan pengoperasian underpass Km 35+½ Stasiun Cisauk-Cicayur, Tangerang, Banten senilai Rp 50 miliar guna mendukung kelancaran konektivitas di wilayah Tangerang.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan, pengoperasian underpass ini merupakan upaya strategis DJKA dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan kelancaran lalu lintas di sekitar jalur perkeretaapian.
Baca Juga
Komitmen Penanganan Perlintasan Sebidang, Kemenhub Mulai Operasikan Underpass Batutulis
“Sesuai Undang-Undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, perpotongan antara jalur kereta api dan jalan dibuat tidak sebidang untuk menjamin keselamatan dan kelancaran operasional. Dengan adanya underpass, potensi risiko kecelakaan dapat diminimalisasi sehingga mobilitas masyarakat dan keselamatan operasi kereta api dapat semakin terjaga,” kata Risal dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (19/2/2025).
Kepala PT KAI Daerah Operasi (DAOP) 1 Jakarta Yuskal Setiawan menambahkan, underpass ini merupakan langkah strategis dalam mengurai simpul kemacetan dan meminimalisir kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di perlintasan sebidang.
“Perlintasan sebidang antara jalan dan jalur kereta api sering menjadi titik rawan kecelakaan serta penyebab kemacetan. Dengan underpass ini, potensi risiko kecelakaan dapat dikurangi, sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas bagi masyarakat dan pengguna transportasi,” imbuh Yuskal.
Adapun pihak swasta yang turut membantu dalam pekerjaan underpass adalah PT Giantara Properti Sejahtera dengan skema pendanaan kreatif atau creative financing senilai Rp 50 miliar, yang memungkinkan optimalisasi pendanaan tanpa membebani APBN.
Baca Juga
Underpass Gatot Subroto Medan Ditargetkan Rampung pada Akhir 2024
“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Giantara Properti Sejahtera atas inisiatif dan dedikasi luar biasa dalam merealisasikan pembangunan underpass ini,” ucap Risal.
Sekadar informasi, PT Giantara Properti Sejahtera atau Giantara Group bersama pemerintah telah membangun underpass menuju klaster Giantara Serpong City dengan biaya kurang lebih Rp 50 miliar. Underpass ini memiliki panjang sekitar 400 meter (m) dan lebar 20 m.
Underpass tersebut terkoneksi langsung dengan Jalan Boulevard Giantara Serpong City yang akan memudahkan mobilitas warga sekitar kawasan.
