Telan Anggaran Rp 284 Miliar, Proyek Underpass Joglo Ditargetkan Rampung November 2024
SURAKARTA, investortrust.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan, proyek pembangunan Underpass Joglo selesai di bulan November 2024. Diketahui, proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 284 miliar.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono telah meninjau progres pembangunan Underpass Joglo di Kota Surakarta pada Rabu, (24/7/2024).
Ia menyampaikan, keberadaan Underpass Joglo sudah dinantikan masyarakat karena akan mengurai simpul kemacetan akibat perlintasan sebidang dengan rel kereta api, dan pertemuan beberapa ruas jalan Kota Surakarta.
“Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover, dan underpass akan memperlancar lalu lintas, di samping memberikan kemudahan warga untuk melakukan kegiatan sosial-ekonomi,” kata Basuki dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga
Revitalisasi Rampung, Halte Semanggi Kembali Layani Pengguna Transjakarta
Simpang Joglo, lanjut Basuki, merupakan salah satu simpul kepadatan lalu lintas di Kota Surakarta yang menjadi titik temu arus kendaraan dari Jakarta menuju Surabaya, termasuk dari Surakarta menuju Purwodadi.
“Pembangunan Underpass Joglo juga mendukung pengembangan jalur kereta api ganda elevated atau double rel layang yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan dan Pemkot Surakarta,” ujarnya.
Basuki menerangkan, pembangunan Underpass Joglo mulai dikerjakan sejak tanggal kontrak 27 November 2023 dan ditargetkan selesai pada 26 November 2024 dengan biaya APBN 2023-2024 senilai Rp 284 miliar dan kontraktor pelaksana PT Hutama Karya (Persero) serta PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Baca Juga
Laba Alfamidi (MIDI) Tumbuh 14,19% Menjadi Rp 300 Miliar di Semester I-2024
“Underpass Joglo dibangun sepanjang 900 meter dengan struktur underpass tertutup 450 meter. Tercatat hingga 24 Juli 2024, progres konstruksinya telah mencapai 60% dengan lingkup pekerjaan meliputi pembangunan diafragma wall dengan struktur underpass tertutup concrete box dan secant pile,” jelasnya.
Basuki menambahkan, Underpass Joglo akan dilengkapi dengan rumah pompa serta sistem drainase samping (side drain) yakni mengalihkan air ke drainase jalan menggunakan pompa untuk mengantisipasi terjadinya genangan saat turun hujan.
“Ornamen bangunan underpass juga akan memperhatikan aspek beautifikasi dengan mengedepankan seni dan budaya lokal Kota Surakarta seperti Tokoh Pewayangan,” tutup Basuki.

