Tak Hanya Energi Terbarukan, Transisi Energi Butuh Mesin Efisien dan Fleksibel
JAKARTA, investortrust.id - Transisi energi tidak dapat dicapai hanya dengan energi terbarukan, tetapi membutuhkan mesin yang fleksibel dan efisien. Apalagi teknologi yang mendukung energi terbarukan sangat beragam, tergantung pada sumber energi yang digunakan.
"Dibutuhkan mesin yang dirancang untuk menyeimbangkan energi terbarukan, menyediakan daya baseload efisien, dan dapat berjalan dengan bahan bakar berkelanjutan di masa depan," kata Presiden Wartsila Energy Anders Lindberg dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2025).
Dia mengatakan, Wartsila Energy perusahaan energi asal Finlandia memperkenalkan mesin large-bore Wartsila 46TS sebagai mesin pembangkit listrik andal, termasuk platform mesin Wartsila 50. "Mesin Wartsila 46TS dirancang dengan mempertimbangkan bahan bakar berkelanjutan, untuk memastikan bahwa ketika bahan bakar tersebut tersedia luas, mesin ini dapat memainkan peran mewujudkan sistem tenaga listrik dengan 100% energi terbarukan," kata dia.
Baca Juga
ESDM: Transisi ke EBT Bertahap, Batu Bara Masih Jadi Sumber Energi Kompetitif
Dengan efisiensi lebih dari 51% untuk transisi energi dan penggunaan energi terbarukan, mesin ini mampu mengurangi konsumsi bahan bakar sekaligus menekan emisi yang dihasilkan.
Adapun mesin W50 adalah salah satu mesin pembangkit listrik paling sukses di dunia sepanjang masa, yang memberikan 55 juta jam operasional di seluruh dunia sejak 2008.
Direktur Penjualan Wartsila Energy Indonesia Febron Siregar menyatakan, untuk mendukung W46TS yang akan tersedia mulai 2025, Wartsila menyediakan layanan berkualitas yang disesuaikan untuk memaksimalkan keandalan dan profitabilitas.
Baca Juga
Transisi 1,5 Bulan, Biodiesel B40 Baru Disalurkan ke Seluruh Indonesia Februari 2025
Wartsila bulan lalu mengumumkan pesanan pertama untuk mesin 46TS yang ditempatkan oleh Kazakhstan Caspian Offshore Industries (KCOI). Mesin ini akan mendukung pembangkit listrik baru KCOI sebesar 120 MW, proyek tenaga hibrida pertama pada jenisnya di Kazakhstan, yang mengintegrasikan pembangkit listrik mesin dengan tenaga angin dan surya.

