Kemenkomdigi Terima Hibah Tanah dari Pemkab Bekasi untuk Pengembangan Talenta Digital
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) resmi menerima hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam rangka memperkuat pengembangan kompetensi digital masyarakat Indonesia. Hibah ini akan digunakan untuk mendukung perkembangan Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) dan meningkatkan kapasitas Digital Talent Center di Cikarang, Bekasi.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Pemkab Bekasi dalam membangun ekosistem talenta digital yang lebih kuat.
“Dengan kepemilikan resmi tanah ini, BPPTIK dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi peningkatan kompetensi digital, khususnya bagi talenta digital di wilayah Bekasi,” ujar Nezar di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Senin (17/2/2025).
Nezar menyebut bahwa hibah tanah sekitar 2,5 hektare ini tidak hanya memperkuat posisi Kemkomdogi dalam menjalankan misinya, tetapi juga menunjukkan komitmen Pemkab Bekasi dalam membangun SDM digital. Keberadaan Digital Talent Center di Cikarang menjadi bagian penting dari sembilan satuan kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemkomdigi yang tersebar di Medan, Makassar, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, dan Manado.
Nezar menjelaskan bahwa program unggulan Digital Talent Scholarship (DTS) telah berjalan sejak 2020 dan berhasil melatih lebih dari 654.000 peserta, dengan 572.000 di antaranya telah lulus dan memperoleh sertifikat kompetensi digital. Meski demikian, Indonesia masih menghadapi tantangan digital talent gap, di mana kebutuhan tenaga digital hampir 4 juta orang, sedangkan suplai baru mencapai 2,5 juta orang. Bahkan hingga 2030, diperkirakan masih terdapat kekurangan sekitar 9 juta talenta digital.
“Dengan adanya hibah ini, Komdigi semakin mantap dalam mengembangkan program pelatihan digital. Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan SDM digital Indonesia,” tambahnya.
Baca Juga
KPK Dorong Digitalisasi Administrasi Pemerintahan untuk Cegah Korupsi
Di sisi lain, hibah tanah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi global. Nezar menyoroti kemajuan pesat dalam bidang Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Cloud Computing, Blockchain, dan teknologi emerging lainnya.
“Kita semua menyaksikan bagaimana AI menjadi katalis utama dalam perubahan global. Dari ChatGPT hingga DeepSeek yang baru-baru ini mengguncang dunia, kompetisi AI semakin ketat. Oleh karena itu, pembangunan Digital Talent Center di berbagai daerah menjadi bukti keseriusan kita dalam memastikan talenta digital Indonesia dapat menguasai teknologi ini,” jelasnya.
Selain itu, Kemkomdigi berkomitmen untuk menciptakan ekosistem AI yang inklusif, aman, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi akan terus diperkuat guna mendukung pengembangan talenta digital yang berdaya saing tinggi.
Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, turut menekankan bahwa Kabupaten Bekasi telah menjadi pusat industri nasional dengan lebih dari 13 kawasan industri dan 13.000 perusahaan. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan digital bagi tenaga kerja lokal menjadi prioritas.
“BPPTIK akan menjadi pusat pelatihan yang memberikan manfaat bagi ASN, pekerja industri, hingga masyarakat umum. Dengan adanya program seperti Digital Talent Scholarship dan Akademi Vocational School Graduate, kita berharap SDM di Bekasi semakin siap bersaing,” tutupnya. (C-13)

