KCIC Ramal Volume Penumpang Whoosh Naik 30% di Libur Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi kenaikan volume penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan bertumbuh hingga 30% dari rata-rata volume saat ini yang tercatat 22.000 penumpang per hari pada saat libur lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Kalau kita lihat kemarin itu Nataru (naik) 30%. Mungkin peningkatannya (libur lebaran 2025) hampir sama di sekitar 25-30% juga ya. Saat ini penumpang Whoosh itu sudah mencapai 21.000 - 22.000 per harinya pada saat weekend (akhir pekan), bahkan untuk momen-momen long weekend (libur panjang) itu penumpang bisa mencapai di angka 24.500,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunnisa di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2025).
Eva menambahkan, pihaknya telah menyiapkan 62 perjalanan guna mendukung kelancaran arus mudik pada angkutan lebaran 2025 mendatang. “Nah, untuk saat ini kita masih menjual untuk 62 perjalanan per harinya. Nanti kita melihat dinamikanya seperti apa (untuk tambahan perjalanan),” ucap dia.
Baca Juga
KCIC Bidik Hak Penamaan Stasiun Halim di Semester II-2025, Siapa Saja Investornya?
Berdasarkan pantauan investortrust.id melalui tiket.com, harga tiket Whoosh relasi Jakarta - Tegalluar Summarecon pada 28 Februari 2025 berkisar di antara Rp 275.000 - Rp 300.000 untuk kelas premium economy, Rp 450.000 untuk kelas business, dan Rp 600.000 untuk first class.
Sebagai catatan, PT KCIC membukukan sekitar 370.000 tiket ludes terjual pada momen libur natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru), mulai 19 Desember 2024 – 5 Januari 2025.
“Dari jumlah tersebut sekitar 350.000 merupakan tiket terjual dari penumpang yang sudah melakukan perjalanan Whoosh sejak tanggal 19 Desember 2024 - 4 Januari 2025, lainnya merupakan tiket yang sudah dipesan untuk keberangkatan hingga 5 dan 6 Januari 2025,” kata Eva beberapa waktu lalu.
Dia memaparkan, volume tertinggi untuk keberangkatan penumpang terjadi pada 23 Desember 2024, di mana KCIC melayani sebanyak 23.300 penumpang per hari diikuti keberangkatan tanggal 20 Desember 2024 sebanyak 22.900 penumpang. “Adapun rata-rata penumpang Whoosh pada masa Nataru kali ini mencapai 20 - 22 ribu penumpang per hari,” imbuh Eva.
Sekadar informasi, Stasiun Halim menjadi stasiun terpadat pada momen Nataru dengan keberangkatan hingga 188.000 penumpang, diikuti Stasiun Padalarang sebanyak 135.000 penumpang, Tegalluar Summarecon sebanyak 43.000 penumpang, dan Karawang sebanyak 4.000 penumpang.
Adapun jumlah tiket terjual pada momen Nataru 2024/2025 tersebut mengalami peningkatan 22% (year-on-year) jika dibandingkan periode yang sama di masa Nataru tahun 2023/2024 yang melayani sebanyak 302.000 penumpang. “Sepanjang masa angkutan Nataru, KCIC mengoperasikan 48 perjalanan per hari dengan total 864 perjalanan Whoosh ke berbagai tujuan,” pungkas Eva.

