KCIC Bidik Hak Penamaan Stasiun Halim di Semester II-2025, Siapa Saja Investornya?
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengungkapkan, saat ini hak penamaan atau naming rights Stasiun Whoosh Halim telah diminati oleh tiga investor dan ditargetkan akan diluncurkan di semester II-2025.
“(Stasiun) Halim memang dalam waktu dekat sudah ada beberapa pihak yang berminat untuk melakukan kerja sama pembelian naming rights itu. Sekarang masih proses pemilihan, sudah ada dari (sektor) properti, terus dari sektor ritel sama transportasi,” ungkap General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunnisa di Stasiun Whoosh Halim, Jakarta Timur, Jumat (14/2/2025).
Dia menambahkan, peluncuran hak penamaan Stasiun Whoosh Halim akan dilaksanakan pada semester II tahun ini. “Kemungkinan di semester II (2025) ya. Bisa jadi lebih cepat, kalau misalnya ternyata kesepakatannya clear lebih cepat, kemarin saya dapat informasinya itu masih tahap proses negosiasi,” tutur Eva.
Baca Juga
KCIC Ramal Okupansi Whoosh naik 10% Usai Pembukaan Stasiun Karawang
Menyusul hak penamaan Stasiun Halim, lanjut Eva, Stasiun Whoosh Padalarang juga akan diberikan naming rights. Namun, Eva tidak memperinci kapan akan diluncurkannya hak penamaan di Padalarang. “Kalau (Stasiun) Padalarang itu ada yang saat ini sedang proses negosiasi, itu dari (sektor) retail dan properti,” ujar dia.
Sebagai informasi, KCIC telah meluncurkan hak penamaan Stasiun Whoosh di Tegalluar Bandung yang sekarang menjadi “Stasiun Tegalluar Summarecon.” Hal ini sebagai kesepakatan kerja sama antara PT KCIC dengan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) tentang hak penamaan eksklusif atau naming rights.
Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan, kerja sama dengan SMRA ini merupakan salah satu langkah strategis KCIC untuk mengoptimalkan aset perusahaan.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami yakin bahwa Stasiun Tegalluar Summarecon akan menjadi pusat kegiatan ekonomi dan mobilitas yang lebih dinamis, mendukung pertumbuhan wilayah dan memberikan manfaat yang besar bagi semua pihak yang terlibat,” kata Dwiyana beberapa waktu lalu.
Baca Juga
105.000 Tiket Whoosh Terjual Selama Periode Libur Isra Mikraj dan Imlek
Adapun penggunaan nama anyar tersebut akan diterapkan pada penunjuk arah di stasiun, penamaan stasiun, dan jenis media lainnya pada stasiun termasuk in-station announcement.
Perlu diketahui, peresmian hak penamaan Stasiun Tegalluar Summarecon berlangsung pada hari Rabu (28/8/2024) di Stasiun Tegalluar Summarecon, Bandung.
Dwiyana juga mengatakan, kerja sama hak penamaan eksklusif ini merupakan yang pertama kali diterapkan oleh KCIC untuk Stasiun Kereta Cepat Whoosh yang dioperasikan secara komersil sejak 17 Oktober 2023 lalu.
“Sekarang semakin mudah mengakses Stasiun Tegalluar Summarecon dengan hadirnya jalan penghubung Jembatan Cibiru Hilir dan berbagai jenis transportasi lanjutan mulai dari taksi maupun shuttle bus Summarecon dengan rute Stasiun Tegalluar Summarecon – Summarecon Mall Bandung dengan waktu tempuh hanya 10 menit saja,” jelas dia.

