Wamen BUMN Minta Pertamina Jaga Suplai Energi untuk Program Makan Bergizi Gratis
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri (Wamen) BUMN Aminuddin Ma'ruf meminta PT Pertamina (Persero) mendukung program makan bergizi gratis (MBG) dengan memastikan pasokan bahan bakar LPG.
"Setiap BUMN akan mempunyai wilayah tugas masing-masing sebagai pilot project dengan tugas yang berbeda satu dengan lainnya. Untuk Pertamina misalnya, memastikan bahwa suplai bahan bakar gas atau LPG untuk memasak tetap aman dan tersedia," ujar Wamen Aminuddin di sela kunjungan ke satuan pelayanan pemenuhan Ggizi (SPPG), dapur makan gratis Curug dan SDN Curug Kulon IV, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (22/1/2025).
Baca Juga
Transformasi Digital 'Bikin' Pertamina Bisa Kelola 15 Juta Data Transaksi BBM Per Hari
Kegiatan itu juga dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Informasi dan Evaluasi Komunikasi Kantor Komunikasi Kepresidenan Fritz Edward Siregar, juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Adita Irawati, Komisaris Independen Pertamina Condro Kirono, Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani, dan Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina M Erry Sugiharto.
Aminuddin mengatakan, sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir, pihaknya harus memastikan partisipasi BUMN pada program MBG. "Maka kami mengecek langsung hingga ke dapur makan gratis. Saya harapkan hal tersebut bisa dipelajari BUMN yang terlibat," kata dia.
Aminuddin menyampaikan apresiasi atas partisipasi Pertamina pada program MBG dan rasa bangga bisa berinteraksi langsung dengan para murid yang menjadi penerima program tersebut.
Baca Juga
Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Capai Kinerja "Kinclong" pada 2024
Sementara Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, Pertamina Group telah melakukan berbagai sinergi dalam penyediaan energi untuk kebutuhan memasak makanan bergizi. Salah satunya, kerja sama antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas Pertamina dengan Badan Gizi Nasional (BGN). PGN akan menyiapkan infrastruktur jaringan gas di perkotaan untuk sumber energi satuan pelayanan gizi, guna memfasilitasi proses memasak tersebut.
“Program MBG ini akan memberi nutrisi yang baik bagi para siswa, sehingga membentuk generasi muda yang sehat dan produktif, sekaligus meningkatkan pola makan sehat di masyarakat,” jelas Fadjar.
Pertamina, BUMN yang bergerak di bidang energi berkomitmen dalam penyediaan energi, seperti BBM, LPG dan jaringan gas, untuk mendukung program MBG sekaligus swasembada pangan di Indonesia.
Berdasarkan laporan Badan Gizi Nasional (BGN), tahap pertama program MBG pada 2025 menargetkan 17,8 juta orang dengan anggaran Rp 71 triliun yang tercantum dalam APBN 2025. Angka tersebut didesain oleh BGN bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Kendati demikian, Staf Khusus Badan Gizi Nasional Redy Hendra menyebutkan, Presiden Prabowo berencana melakukan percepatan program MBG dengan menambah anggaran. Butuh minimal Rp 100 triliun lagi untuk meng-cover seluruh penerima manfaat program MBG yang berjumlah 82,9 juta orang.
“Hasil rapat terbatas kemarin, Pak Kepala Badan Gizi juga sudah menyampaikan bahwa akan ada rencana penambahan anggaran, perkiraannya sekitar bulan September (2025). Dan itu akan mencakup 82,9 juta orang. Penambahannya kira-kira sekitar Rp 100-120 triliun,” kata Redy dalam focus group discussion tentang program MBG yang digelar investortrust.id, Rabu (22/1/2025).

