Siap-Siap! Tiket Mudik Kereta Api Dijual H-45 Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Bagi masyarakat yang merencanakan mudik dengan menggunakan kereta api pada momen lebaran tahun ini, sebaiknya segera bersiap. Pasalnya PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengumumkan tiket mudik tahun ini akan dibuka mulai 45 hari sebelum lebaran atau H-45. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.
Menurut Didiek, pada periode lebaran tahun ini KAI berencana meningkatkan kapasitas pemudik hingga 8% secara year on year. Dengan kenaikan kapasitas tersebut, KAI berharap dapat mengangkut sebanyak 3,8 juta sampai dengan hampir 4 juta pemudik.
"Kemudian penjualan tiket seperti biasa 45 hari sebelumnya," kata Didiek usai mengikuti rapat terbatas bersama Menteri BUMN Erick Thohir di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Untuk mengantisipasi adanya gangguan terhadap sistem pemesanan tiket, Didiek menyebut KAI tengah mempersiapkan mitigasi yang akan dilakukan. Salah satunya adalah dengan membuat ruang tunggu sehingga para pemudik yang membeli tiket tidak membludak pada satu sistem server tertentu.
"Jadi tidak langsung (masuk ke sistem utama) mungkin ini semua tapi kita pakai ruang tunggu. Sampai ruang tunggu kapasitasnya kita kelola disini, nanti kita kelola, kita adaptasi ya," ungkapnya.
Baca Juga
KAI Operasikan 1.350 Perjalanan LRT Jabodebek Selama Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek
Sebagai catatan pada periode mudik lebaran tahun 2024 lalu KAI menyediakan sebanyak 3.283.204 tiket.
Sementara itu, menyambut lebaran 2025 ini Menteri BUMN Erick Thohir memastikan tak ada kenaikan harga tiket transportasi publik. Kepastian ini disampaikan Erick usai memimpin rapat terbatas bersama sejumlah pimpinan perusahaan-perusahaan pelat merah.
Baca Juga
Menurut Erick, Kementerian BUMN akan mendukung program-program dari seluruh kementerian, terutama yang sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yakni untuk memastikan pelayanan masyarakat dan jaminan keamanan bisa terlaksana maksimal menyambut lebaran 2025. Bersama dengan sejumlah pimpinan perusahaan pelat merah itu, Erick mengungkap telah disepakati dua hal penting.
"Ada dua hal yang tadi kita sepakati, yang nanti juga kita laporkan tentu sesuai dengan tupoksinya, tentu kebijakan dari pemerintah pusat, bahwa satu tidak ada kenaikan harga tiket baik di Pelni, di ASDP, di Jasa Marga, di Damri, dan semua," ungkapnya.

