KAI Tebar Diskon Tiket Kereta Api Libur Lebaran 2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan diskon tarif tiket kereta api (KA) sebesar 20% pada periode keberangkatan 18-19 Maret di libur Lebaran 2025/1446 Hijriah.
Direktur Utama Didiek Hartantyo mengungkapkan, pada gelombang pertama, terdapat 2.000 tiket yang akan mendapat diskon. Jumlah ini dipastikan akan bertambah. Namun,
Baca Juga
Masih Ada 1,27 Juta Tiket Kereta Api untuk Libur Lebaran 2025
“Kami juga melakukan promo reguler (tiket kereta) ini dengan diskon 20% di tanggal 18-19 Maret (2025). Nah, flash sale ini ditunggu saja, jadi nanti secara tiba-tiba kita membuat flash sale. Pertama ini 2.000 tiket, tetapi nanti akan kita tambah lagi,” ungkap Didiek saat konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Tiket kereta promo tersebut dapat dipesan melalui Access by KAI yang akan diterapkan pada 18 Maret 2025 pukul 12.00 WIB dengan kuota tiket yang disediakan sejumlah 2.000 tempat duduk atau disesuaikan dengan ketersediaan nantinya.
Sebelumnya, KAI telah menyiapkan sekitar 4,5 juta tiket kereta api (KA) pada periode angkutan Lebaran 2025. Angka tersebut naik 6% dari periode angkutan Lebaran 2024 dengan jumlah sekitar 4,3 juta tempat duduk.
“Tempat duduk untuk kereta api jarak jauh itu naiknya sekitar 6% dari 4.319.410 seat menjadi 4.591.410 seat,” kata Didiek.
Dikatakan Didiek, dari jumlah 4,59 juta tiket yang tersedia, sebagian di antaranya merupakan kuota perjalanan untuk KA lokal dengan pemesanannya baru dimulai H-30. Sedangkan, beberapa KA lainnya baru dapat diakses H-7 sebelum keberangkatan.
Baca Juga
Penjualan Tiket Kereta Api Tembus 3,5 Juta Lebih di H+2 Tahun Baru 2025
Hingga Selasa (25/2/2025), sebanyak 1.279.341 tiket telah ludes terjual di angkutan lebaran kali ini. Dengan demikian, masih tersisa sekitar 3.312.069 tiket yang diniagakan oleh perseroan.
“Sampai dengan Selasa, 25 Februari 2025, total tiket yang sudah terjual sebanyak 1.279.341. KAI memprediksi puncak kepadatan arus mudik dengan kereta api akan terjadi pada 28 Maret yang merupakan H-3 lebaran, sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April atau H+5 lebaran,” papar Didiek.

