Pertamina Libatkan Masyarakat Kumpulkan Minyak Jelantah untuk Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan
JAKARTA, investortrust.id - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengumpulan used cooking oil (UCO) atau minyak jelantah sebagai raw material bahan bakar pesawat berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF).
"Pertamina sudah memproduksi, sehingga penting bagi kami untuk mendukung terbentuknya ekosistem SAF melalui program tanggung sawab sosial dan lingkungan di Kilang Cilacap," kata Corporate Secretary KPI Hermansyah Y Nasroen dalam keterangan persnya, Selasa (21/1/2025).
Baca Juga
Asyiik...! Minyak Jelantah Bisa Ditukar dengan Uang, Cek Lokasinya
Dia mengatakan, melalui Kilang Cilacap, KPI mengembangkan program pemberdayaan bank sampah Beo Asri untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program bank sampah ini fokus pada pengumpulan minyak jelantah dari rumah tangga yang terorganisasi pada 2.978 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 10 RW di Kelurahan Tegalreja, Cilacap.
Dia mengatakan, pengelolaan minyak jelantah yang terstruktur dapat meminimalisir dampak negatif lingkungan, terutama sumber air yang sering tercemar pembuangan jelantah sembarangan. "Dengan rata-rata pengumpulan 200 liter minyak jelantah per bulan, program ini menjadi salah satu kontribusi pengurangan pencemaran lingkungan," kata Hermansyah.
Baca Juga
Pertamina Patra Niaga Lanjutkan Program Tukar Minyak Jelantah Dapat Duit dan Poin
Melalui pengembangan pengumpulan minyak jelantah berbasis manajemen bank sampah, kata dia, terdapat potensi kolaborasi dengan 40 bank sampah di Cilacap yang bisa pengumpulan minyak jelantah 1 ton per bulan dari masyarakat Cilacap.

