Naik 5,31%, Impor RI pada 2024 Tembus Segini
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan nilai impor Indonesia periode Januari–Desember 2024 menembus US$ 233,65 miliar, naik 5,31% dibandingkan Januari-Desember 2023 yang mencapai US$ 221,88 miliar.
Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan, peningkatan ini disebabkan bertambahnya impor minyak dan gas bumi (migas) senilai US$ 444,7 juta (1,24%) dan nonmigas US$ 11,32 miliar (6,09%).
Baca Juga
Nilai Impor RI Desember 2024 Naik 8,10%, Ini Dia Penyebabnya
“Peningkatan nilai impor migas dipicu oleh bertambahnya impor hasil minyak US$ 1,23 miliar (5,00%), walaupun impor minyak mentah turun US$ 789,1 juta (7,08%),” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/1/2025).
Berdasarkan data BPS, impor hasil minyak Indonesia sepanjang tahun lalu mencapai US$ 25,92 miliar. Angka tersebut menjadi penyumbang impor terbesar ketiga Indonesia pada periode Januari-Desember 2024.
Baca Juga
Beruntun 56 Kali, Neraca Perdagangan Surplus US$ 2,24 Miliar Desember
Pada 2024, beban impor terbesar datang dari nonmigas, yakni pada golongan barang peralatan mekanis dan bagiannya (HS 84) yang menembus US$ 33,51 miliar. Sedangkan terbesar kedua adalah golongan perlengkapan elektrik dan bagiannya (HS 85) dengan angka US$ 27,04 miliar.
Sementara itu, nilai impor pada Desember 2024 mencapai US$ 21,22 miliar, naik 8,10% dibandingkan November 2024. “Peningkatan impor migas Desember 2024 disebabkan bertambahnya impor minyak mentah US$ 407,8 juta (82,69%) dan hasil minyak US$ 318,7 juta (15,34%) dari bulan sebelumnya,” ucap Amalia.

