Bakal Kunjungi India, Kadin Indonesia akan Dampingi Kementerian Perdagangan
JAKARTA, Investortrust.id – Jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan mengunjungi India di tahun depan, untuk hadir dalam ajang kerja sama dua negara, mendampingi pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan.
Hal ini disampaikan Waktum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino Vega, usai beraudiensi dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (12/12/2024), mendampingi Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
“Kami tadi melaporkan rencana kunjungan kami ke India tahun depan, dimana akan ada pertemuan dunia usaha India dan Indonesia, dan Kadin Indonesia akan mendampingi (pemerintah) dan di sana akan dibicarakan potensi kerja sama dan apa yang bisa alligned dengan Kementerian Perdagangan,” kata Vega.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Tetap bidang Luar Negeri Anne Patricia Sutanto menyampaikan, Kadin Indonesia juga menyampaikan komimtmen untuk membantu perkembangan industri 7 komoditas dan langkah swasembada di enam sektor yang coba dicapai oleh pemerintah.
Anne menyampaikan harapannya Kadin Indonesia bisa memberikan masukan kepada Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian terkait pengembangan sejumlah industri dari hulu hingga hilir.
Baca Juga
Audiensi dengan Mendag, Kadin Indonesia Siap Bantu Terealisasinya IEU-CEPA
“Pak Mendag juga menyampaikan agar Kadin bsia ikut membantu mengkurasi UMKM, dengan mengadakan business matching atau promosi bersama, branding produk-produk Indonesia. Kadin juga telah melakukan kurasi pada medium dan large businesses dengan UMKM,” kata Anne.
Ia juga menegaskan apa yang disampaikan oleh Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie terkait pentingnya perundingan kerja sama dengan sejumlah negara untuk bisa meningkatkan daya saing dan value added dari Indonesia.
Dalam kata penutupnya, Ketum Kadin Anindya Bakrie menyampaikan harapannya agar apa yang dilakukan Kadin dan Pemerintah bisa mendorong pertumbuhan dunia usaha, sekaligus ikut membantu tercapainya pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang dicita-citakan.
“Semoga bermanfaat buat dunia usaha, dan membantu visi pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi 8%,” tuntas Anindya.

