Selain Davos, Anindya Bakal Dampingi Presiden Melawat ke India
JAKARTA, Investortrust.id— Setelah dikukuhkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029, Anindya Novyan Bakrie dan sejumlah pengurus Kadin akan menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davis, Swiss, 20-24 Januari 2025 dan selanjutnya bersama 35 ketua Kadin Daerah memenuhi undangan PM India untuk merayakan Republic Day of India, 26 Januari 2025.
Dalam dua pekan ke depan, Anindya dan sejumlah pengurus Kadin menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, 20-24 Januari dan selanjutnya memenuhi undangan pemerintah India untuk ikut merayakan Republic Day of India, 26 Januari 2025. “Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri undangan PM India untuk menghadiri Republic Day of India,”kata Anindya saat doorstop usai acara "Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia” yang digelar di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (16/01/2025).
Selain itu, kata Anin, para pengurus, dan 35 Ketua Kadin Daerah mengadakan pertemuan bisnis dengan para pengusaha India yang tergabung dalam The Confederation of Indian Industry (CII) hingga akhir Januari 2025. Dalam pertemuan dengan pengusaha India, Kadin akan fokus pada beberapa macam industri, yakni industri pertahanan, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan energi.
Sebelum acara Republic Day of India, Anindya pada tanggal 25 Januari 2025 mengunjungi industri pertahanan. “Pada tanggal 27 Januari, kami juga akan melakukan beberapa site visit, di antaranya rumah sakit, pabrik susu, dan pabrik otomotif. Lalu, tanggal 28, kami melihat Taj Mahal juga bersama teman-teman. Jadi, itu dulu teman-teman,” jelasnya.
Sementara itu di Davos, Anindya Bakrie dikonfirmasi hadir pada pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) yang salah satu misinya adalah membawa investasi masuik ke Indonesia. Dalam satu kesempatan pekan lalu, Kamis (9/1/2025), Anindya mengatakan bahwa pada forum WEF, Kadin sudah berpartisipasi lebih dari 10 tahun. Pada forum ekonomi dunia ini, Kadin memiliki beberapa misi yang akan dijalankan.
"Misinya adalah satu, Indonesia itu open for business jadi kita terbuka sekali untuk investasi dan akan melakukan apapun untuk mempermudah iklim investasi," ujar Anindiya di Menara Kadin, Jakarta.
Dampingi Presiden Prabowo
Sejatinya keberangkatan para pengurus Kadin Indonesia ke India juga dalam rangka mendampingi Presiden Prabowo Subianto yang telah menerima undangan untuk menjadi Guest of Honor pada perayaan Republic Day.
Melansir keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri, Kamis (16/1/2025), Presiden Prabowo akan memenuhi undangan Perdana Menteri Republik India Narendra Modi dengan lawatan pada 24-26 Januari 2025.
Kunjungan ini akan menjadi kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto ke India, yang juga akan menjadi momen peringatan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–India. Kemitraan komprehensif strategis antara kedua negara yang dibentuk pada tahun 2018 juga akan terus diperkuat dengan kunjungan ini.
Sejumlah agenda Presiden Prabowo di New Delhi antara lain kunjungan kenegaraan dan pertemuan bilateral. Presiden juga dijadwalkan akan menerima upacara penyambutan dari Presiden Droupadi Murmu di Istana Kepresidenan India, Rashtrapati Bhavan.
Pada 25 Januari 2025, Presiden akan menggelar agenda kunjungan dan pertemuan bilateral dengan PM Modi di Hyderabad House. Presiden Prabowo dan PM Narendra Modi akan menyaksikan pertukaran sejumlah memorandum kesepahaman antara pemerintah kedua negara di berbagai sektor, di antaranya di sektor kesehatan, budaya, pendidikan, keamanan dan keselamatan maritim, serat obat-obatan tradisional.

