Astra Sebut Terbantu dengan Rantai Pasok Otomotif Dalam Negeri
JAKARTA, Investortrust.id - Sebagian besar komponen otomotif di PT Astra International Tbk atau Astra Group sudah dipasok oleh Industri kecil dan menengah (IKM) lokal. Sudah lebih dari 70 IKM (industri kecil dan menengah) yang memasok komponen industri mobil di Astra Group.
“Rantai pasok sudah terbentuk. Bukan hanya IKM tier satu yang memasok komponen untuk Astra sebagai korporasi. IKN tier dua mendukung IKM tier satu dan IKM tier tiga mendukung IKM tier dua, ungkap Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah kepada Investortrust.id, Selasa (10/12/2024).
Disampaikan Riza, sejatinya mekanisme dukungan pasokan dari industri tier 1 hingga tier 3 di bawah Astra Group telah berlangsung sejak Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) didirikan pada tahun 1980.
Sebelumnya Astra Group menyadari tingginya kebutuhan pad arantai pasok domestik yang mumpuni. Akhirnya lewat YDBA, dibinalah sejumlah indusri kecil dan menengah yang mampu mengisi kebutuhan Astra di tier 1 hingga tier 3. Sejak saat itu, Astra Group telah menjalankan skema link and match untuk mengisi rantai pasok bisnis otomotifnya.
Baca Juga
“Jadi metode kita mempertemukan industri kecil dengan industri besar yang ada di Astra. Tetapi kita bina dulu supaya level QCD-nya (Quality Cost Delivery) itu meningkat. Sesuai dengan kebutuhan industri besar,” kata Riza saat bincang-bincang dengan CEO Investortrust, Primus Dorimulu.
Begitu unit-unit IKM binaan tersebut mengalami peningkatan kemampuan produksi, baik dari sisi kualitas maupun jumlah apsokan yang dibutuhkan offtaker, mereka diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari rantai pasok Astra Group.
Manfaatnya? Jelas amat dirasakan oleh Astra. “Astra itu kan industri. Karena industri itu pasti membutuhkan rantai pasok. Manfaat buat Astra adalah rantai pasok sudah siap, silatih dan dididik oleh YDBA, kemudian jika memenuhi QCD, Quality Cost Delivery, sudah siap (menjadi pemasok),” tutur Riza. Setiap peningkatan kualitas dan kemampuan entitas binaan, maka akan menjadi blessing pula bagi Astra.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) Rahmad Samulo mengatakan, saat ini 50-an IKM memasok 87 komponen untuk industri mobil Astra dan 23 IKM memasuk 27 komponen untuk industri sepeda motor Astra. “Jadi, IKM ini memasok komponen untuk memproduksi 5 juta sepeda motor setahun dan memasuk komponen untuk sekitar 500.000 mobil setahun,” jelas Rahmad.
Baca Juga
Dalam proses produksi kendaraan roda 4 (empat), Astra telah menyerap 87 komponen yang mampu dipasok oleh sekitar 50 IKM di Tanah Air. Sementara untuk roda dua, sebanyak 27 komponen telah berhasil dipasok oleh 20 entitas IKM lokal.
“Tapi kebayang kan produksi motor Honda itu bisa 5 juta setahun. Jadi kalau 1 IKM dapat 1 komponen Dia akan supply 5 juta pieces komponen,”kata Rahmad.
Melansir laman resmi YDBA, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) merupakan salah satu pelaksana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International Tbk yang didirikan oleh founder Astra, William Soeryadjaya pada 2 Mei 1980.
YDBA merupakan perwujudan cita-cita Astra “Sejahtera Bersama Bangsa” serta sebagai bentuk komitmen Astra untuk berperan serta secara aktif dalam membangun bangsa, sejalan dengan butir pertama filosofi Astra, Catur Dharma, yaitu ”Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara”. Dalam Astra Strategic Triple Roadmap, YDBA merupakan bagian dari salah satu Public Contribution Astra, yaitu Astra Kreatif, yang berfokus pada program kewirausahaan.

