Menteri Rosan Ungkap Apple Bakal Produksi Komponen HP di Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan investasi Apple di Indonesia dalam bentuk produksi komponen untuk handphone (HP). Diketahui, Apple menyodorkan proposal investasi senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15,9 triliun. Nilai tersebut melonjak 10 kali lipat dari komitmen investasi sebelumnya sebesar US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,59 triliun yang telah ditolak pemerintah.
Rosan menjelaskan komunikasi dengan Apple terus terjalin untuk memastikan komitmen investasi tersebut dipenuhi. Dalam komunikasi sejauh ini, Rosan mengatakan, Apple menyampaikan investasi tersebut dalam bentuk produksi komponen HP.
Baca Juga
Menperin Pastikan Apple Bangun Pabrik Rp 15,9 Triliun di Indonesia
"Progresnya sangat baik, kita masih fine tuning dan harapannya nanti malam, karena kalau malam di kita kan di sananya siang, kita akan berbicara lagi. Dan mereka juga sudah menyampaikan juga investasinya di dalam komponen apa saja," kata Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2024).
Rosan menargetkan pembicaraan mengenai investasi Apple di Indonesia dapat rampung pekan depan. Namun, Rosan belum mengungkapkan detail komponen yang bakal diproduksi Apple di Indonesia dengan membangun pabrik. Rosan hanya menyebut komponen yang diproduksi terdiri dari komponen bagian dalam dan luar HP.
"Harapannya seperti saya sampaikan dalam waktu seminggu ke depan ini sudah kita mendapatkan komitmen tertulis dari mereka," kata Rosan.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan Apple akan berinvestasi di Indonesia dengan nilai sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 15,9 triliun. Ia menyebut, pembicaraan tahap awal sudah dilakukan Kementerian Investasi dan Hilirisasi.
Menperin Agus pun mengungkapkan, komitmen investasi senilai Rp 15,9 triliun tersebut hingga saat ini masih dibahas oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Kedua kementerian akan memutuskan teknis mengenai investasi tersebut.
"Kami bicarakan skema yang paling baik untuk Apple bisa merealisasikan investasi yang secara verbal dikomitmenkan oleh Apple ke Kementerian Investasi sebesar US$ 1 miliar tadi, jadi teknisnya akan dibicarakan oleh kedua kementerian," ungkapnya kepada awak media, Kamis (5/12/2024).
Meski masih dikoordinasikan terkait skema investasi yang akan diterapkan Apple di Indonesia, Menperin Agus mendorong perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat (AS) tersebut membangun pabrik di Tanah Air.
Baca Juga
Apple Diminta Investasi Rp 15,9 Triliun di Indonesia, Wamenperin Kejar Selesai Sebelum Akhir Tahun
"Kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple realisasinya berjalan baik dan lancar, sesuai apa yang nanti kita sepakati, sehingga Apple juga bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik-pabrik," terangnya.
"Kita lagi bicarakan US$ 1 miliar itu seperti apa terminnya. Tentu per hari ini di mata pemerintah, Apple masih pakai skema ketiga yaitu inovasi, belum ada skema pertama atau hardware," tambah Menperin Agus.

