Maruarar dan Erick Thohir Cek Hunian TOD Perumnas Depok, Keterisian Baru 60%
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir (ET) meninjau hunian berkonsep transit-oriented development (TOD) Perumnas Samesta Mahata Margonda, Depok. Kedua menteri itu mendapati tingkat keterisian properti tersebut baru 60%.
'Di sini kita mengecek (hunian TOD) dari Perumnas, dikatakan ini adalah satu proyek yang cukup berhasil. Di sini ada (kelas) masyarakat di bawah, sedang, sama di atas,'' kata Ara di Samesta Mahata Margonda, Depok, Rabu (27/11/2024).
Maruarar, akrab disapa Ara, menyatakan bahwa pasar atau captive market dari hunian tersebut mencakup masyarakat kelas bawah, menengah dan atas.
'
Dalam kunjungannya bersama Kementerian BUMN, PT KAI (Persero), dan Perumnas, Ara menemukan masih ada unit yang kosong untuk dipasarkan kepada masyarakat kelas menengah atas. ''Jadi itu yang kita cek. Justru yang di atasnya yang masih kosong,'' tambah dia.
Untuk unit yang kosong tersebut, menurut Ara, merupakan unit dengan pangsa pasar kelas menengah atas yang dipatok Rp 1 miliar per unit. Di mana, saat ini tingkat keterisiannya baru 60% sedangkan untuk yang subsidi 100%.
Ara juga menyebutkan, saat ini unit yang banyak diminati di Samesta Mahata Margonda adalah unit untuk masyarakat kelas menengah bawah. Maka dari itu penting untuk membaca pangsa pasar.
''Jadi, di sini penting sekali ketepatan membaca market. Ternyata market di sini yang paling diminati yang bawah, baru yang di tengah, baru yang di atas,'' lanjut dia.
Baca Juga
Pemerintah Akan Lanjutkan Pengembangan Kawasan TOD di Lahan PT KAI
Dalam kunjungan tersebut Ara juga masih menemui area komersial yang belum terisi penuh. Menurutnya, area tersebut seharusnya diberi terobosan agar para penghuni bisa mengakses kebutuhan dengan mudah.
''Menurut saya area komersial ini masih banyak yang kosong. Sehingga, ini kan fasilitas, apalagi musim hujan. Supaya nanti orang yang tinggal di sini, kalau mau makan atau mau apa, beli keperluan, tidak perlu keluar. Jadi saya lihat ini sudah cukup lama, bisa ada terobosan,'' jelas dia.
Selain ke Samesta Mahata Margonda yang terhubung dengan stasiun Pondok Cina, Ara dan Erick Thohir melanjutkan perjalanan ke TOD Perumnas selanjutnya yakni Samesta Mahata Tanjung Barat yang terhubung dengan Stasiun Tanjung Barat. Dalam perjalanannya ke Tanjung Barat, Ara menaiki kereta rel listrik (KRL) yang dioperasikan KAI Commuter.

