Genjot 3 Juta Rumah, Kementerian PKP-Perumnas Siapkan Lahan untuk 150.152 Hunian
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Perum Perumnas tengah menyiapkan lahan seluas 1.575,64 hektare (ha) dengan potensi pembangunan 150.152 unit hunian di seluruh Indonesia guna menggenjot program 3 juta rumah.
Wakil Menteri (Wamen) PKP Fahri Hamzah mengatakan, Kementerian PKP berkomitmen menyelesaikan persoalan perumahan di Tanah Air, utamanya dalam menciptakan ekosistem perumahan berkelanjutan, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kita harus fokus dan kompak dalam menyelesaikan persoalan social housing. Kebutuhan hunian layak adalah hak dasar masyarakat, dan pemerintah bersama para mitra harus bergerak cepat dalam merealisasikannya," kata Fahri dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (18/3/2025).
Baca Juga
Lebih lanjut, Fahri menyampaikan, Perumnas sebagai salah satu mitra Kementerian PKP dapat memikirkan masalah social housing, seperti yang dimandatkan Presiden Prabowo Subianto. "Untuk tugas ini, Perum Perumnas diharapkan membantu pemerintah dalam hal pertumbuhan ekonomi 8%, pengentasan kemiskinan, dan pembukaan lapangan kerja," tambahnya.
Menurut Fahri, ada beberapa isu yang harus dituntaskan dalam permasalahan perumahan di Indonesia. Salah satu isu makronya adalah kebijakan komprehensif yang dalam pelaksanaannya tidak boleh ada hambatan untuk merealisasikan rumah untuk rakyat.
"Kita harus memastikan bahwa kebijakan perumahan bersifat holistik, mencakup sisi supply dan demand, serta didukung percepatan regulasi yang diperlukan. Artinya, program 3 juta rumah ini sudah tepat untuk dilaksanakan. Saat ini yang mesti kita lakukan adalah percepatan pembangunan perumahan dan menyiapkan regulasi-regulasi untuk mengurangi backlog perumahan," ujar Wamen Fahri.
Ihwal itu, Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lahan sekitar 1.575,64 ha dengan potensi pembangunan 150.152 unit hunian di seluruh Indonesia.
Dikatakan Budi, salah satu proyek strategis yang sedang dikembangkan adalah Blok K Pulogebang, Jakarta Timur, yang mencakup lahan 3,1 ha untuk pembangunan enam tower, terdiri dari dua rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan empat rumah susun apartemen sederhana milik (rusunami), dengan total 5.941 unit.
Baca Juga
Aguan Sebut Pertemuan dengan Presiden Prabowo Tak Bahas Program 3 Juta Rumah
"Saat ini kami sudah siapkan lokasi-lokasi yang bisa dibangun oleh Kementerian PKP atau investor. Di Jabodetabek sendiri kami sudah menyiapkan lima titik, di antaranya berlokasi di Kemayoran dan Pulo Gebang," ungkapnya.
Budi turut mengatakan, terdapat empat langkah strategis yang menjadi fokus utama yang dilakukan oleh Perum Perumnas. ''Pertama, pengembangan kawasan perumahan skala besar, penataan kawasan kumuh secara vertikal, pembangunan hunian berbasis transit-oriented development (TOD), serta pengembangan hunian vertikal perkotaan,'' pungkasnya.

